35.152 Warga Jatim Batal Berangkat Haji 2020

Jamaah Haji tahun 2019 Lalu (Foto: RRI)

KBRN, Surabaya : Sebanyak 35.152 calon jamaah haji asal Jawa Timur, batal berangkat ke tanah suci, menyusul dengan keputusan Kementerian Agama, yang membatalkan penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1441 H atau tahun 2020.

Mereka terdiri dari para calon jamaah haji tahun berjalan sebanyak 34.516 orang, kemudian priotitas jamaah lansia sebanyak 352 orang, Petugas haji sebanyak 236 orang, dan Pembimbing KBIHU sebanyak 47 orang.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur (Kakanwil Kemenag Jatim) Ahmad Zayadi menuturkan, yang dibatalkan keberangkatannya adalah, kuota haji pemerintah, dan mereka yang memiliki visa haji Mujammalah.

"Jadi, kuota haji pemerintah ya yang hari ini sudah kita dapatkan dari pemerintah Arab Saudi. Kalau visa Mujammalah, mereka mendapat visa berangkat haji, diluar visa haji kuota," ujarnya kepada RRI Surabaya, Jumat (5/6/2020).

Zayadi menambahkan, dari jumlah kuota haji reguler yang telah ditetapkan untuk Jatim tersebut, sebanyak 95 persen diantaranya telah melunasi sisa pembayaran biaya haji.

Sehingga, dengan cepat pihaknya mensosialisasikan di 38 Kab Kota, terkait keputusan Menag tersebut, yakni pembatalan penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 2020.

"Alhamdulillah kawan kawan di 38 Kabupaten Kota di Kan Kemenag seluruh Jawa Timur, Insya Alloh siap memberikan penjelasan penjelasan terkait dengan amanat yang menjadi keputusan Menteri Agama itu," ucapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00