Jatim Izinkan Penyelenggaraan Jamaah Sholat Jumat

Gubernur Khofifah (Foto: Istimewa)

KBRN, Surabaya: Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mengizinkan dimulainya pelaksanaan ibadah di rumah rumah ibadah, tak terkecuali jamaah sholat Jumat. Hal itu sebagaimana Surat Edaran (SE) dari Menteri Agama.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan, pertimbangan untuk memutuskan diizinkannya pelaksanaan jamaah sholat Jumat, usai melakukan musyawarah dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Jatim.

"Pada dasarnya, masyarakat bisa memenuhi, pelaksanaan sholat Jumat, dengan mengikuti SOP seperti Surat Edaran Menteri Agama," ujarnya, Kamis malam (4/6/2020).

Dalam SE Menteri Agama tersebut, kata Khofifah, ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi masjid, bila akan menyelenggarakan jamaah ibadah sholat Jumat.

"Dan sesungguhnya, SE ini untuk rumah ibadah (bukan hanya Masjid), maka ada kualifikasi seperti dalam SE Menag," imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi menerbitkan surat edaran SE No.15/2020, tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00