Tunggu Kepastian, Masjid Raya Bandung Belum Dibuka

KBRN,Bandung: Masjid Raya Bandung belum membuka salat Jumat berjamaah dan salat lima waktu untuk umum, meski saat ini sudah ada Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 32 tahun 2020, tentang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional di Kota Bandung. 

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Raya Bandung, Muchtar Gandaatmaja, mengatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk dari biro pelayanan dan pengembangan sosial (Yanbangsos) Provinsi Jawa Barat, perihal izin menggelar salat Jumat dan salat lima waktu berjamaah. 

"Kami harus bersabar, Perwal kota Bandung dengan kemarin perpanjangan PSBB Gubernur ini kontra, enggak. Ini lagi saya tembus ke Kabiro Yanbangsos, kalau kami menyelenggarakan mengikuti sesuai dengan Perwal asal tidak lebih dari 30 persen kapasitas yang ada bagaimana? Nah, ini belum," ujar Muchtar dalam keterangannya, Senin (01/06/2020).

Selain itu, Muchtar menilai, dalam Pergub nomor 46 tahun 2020 tentang pendoman PSBB secara proporsional sesuai level kewaspadaan daerah Kota/Kabupaten pada pasal 14 ayat 4 dituliskan bawah untuk daerah yang masuk level tiga tempat ibadah, dilakukan pembatasan jumlah jamaah maksimum 30 persen dari kapasitas tempat ibadah. 

Dengan demikian dalam Perwal nomor 32 tahun 2020 pasal 12 ayat 1, dituliskan bahwa selama pemberlakukan PSBB, pelaksanaan kegiatan peribadatan dapat dilakukan di rumah ibadah dan atau di tempat tertentu, dengan ketentuan memperhatikan protokol kesehatan, dan membatasi kapasitas jamaah paling banyak 30 persen, dari kapasitas rumah ibadah atau tempat tertentu.  

"Wali Kota di Perwal tidak menyebutkan zona mana saja yang boleh dibuka. Tapi kan sifatnya Perwal ini umum dan tidak menyebutkan zona merah hijau dan lain-lain, pokoknya di Kota Bandung rumah ibadah boleh dibuka. Nah, itu agak berat juga, karena di Masjid Raya itu banyak yang transit, banyak pedagang, pendatang gitu kan. Masjid Raya tidak ada penduduk asli sekitar sini umumnya," ujar Muchtar.

Meski demikian, Muchtar meyakini, langkah persiapan telah dilakukan seperti memasang garis batas antara satu jamaah dengan lainnya. Normalnya, kata dia, Masjid Raya Bandung dapat menampung hingga 15 ribu jamaah.

"Masjid Raya lebih Besar dari Masjid Al-Ukhuwah, kapasitasnya kan kalau Jumat itu kan 15 ribu. Bagaimana mengatur orangnya. (kalau 30 persen) Hanya 4.500 yang boleh dipakai. Nanti kalau meledak mereka ke sini dan bawa gerombolan, mau bagaimana kita menyekat-nyekatnya," pungkasnya.

(foto:ist)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00