Belajar di Rumah Diperpanjang, Siswa Mulai Jenuh

Anis Tasya Camelia, Ketika Sedang Belajar Online. (FOTO: Miftah)

KBRN, Bangkalan: Akibat dampak pandemi Covid-19 belum berakhir, masa aktif siswa masuk sekolah kembali diperpanjang sampai tanggal 20 Juni 2020 mendatang ,sehingga memaksa para siswa harus melanjutkan kegiatan belajarnya melaui online di rumah.

Namun, belajar secara online membuat sebagian siswa mulai merasakan titik kejenuhan, ingin segera kembali masuk sekolah seperti sebelum pademi covid-19,

Anis Tasya Camelia, salah seorang siswa kelas 3 SDN Kemayaron 1 Bangkalan mengatakan, selain lebih belajar mengajar di kelas lebih nyaman karena bertatap muka secara langsung dengan guru, juga dapat bermain dengan teman-teman se-usianya.

“Sudah mulai ada rasa bosen belajar di rumah, saya kangen sama ibu guru dan teman-teman di kelas, bisa belajar langsung dan bisa main bersama, semoga Covid-19 segera berakhir dan bisa kembali masuk sekolah seperti biasanya,” kata Anis Tasya Camelia, salah seorang siswa kelas 3 SDN Kemayaron 1 Bangkalan, Madura, Senin (1/6/2020).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan Bambang Budi Mustika menyatakan, kebijakan kegiatan belajar dari rumah diperpanjang sampai tanggal 20 Juni 2020, sehingga siswa tetap belajar secara online di rumah masing-masing.

“Untuk ujian akhir semester (UAS) ditiadakan. Namun, meskipun ada sekolah yang melaksanakan UAS dengan online sifatnya kebijakan dari sekolah masing-masing, kurikulum tidak mewajibkan dan nilai masing-masing siswa dilihat dari hasil ulangan satu tahun terakhir dalam semester ganjil,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00