Fasilitas Belum Memadai, Sekolah Dari Rumah Diperpanjang

KBRN, Sragen: Pemerintah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah (Jateng) memperpanjang masa belajar di rumah hingga akhir tahun ajaran 2020, akibat belum dapat menerapkan kebijakan tatanan kehidupan baru (new normal), khususnya dalam bidang pendidikan.

"Para siswa di Sragen sudah berhenti beraktivitas sejak Sabtu (14/3/2020) lalu. Kami persiapkan dulu fasilitas protokol kesehatan. Tidak ada kegiatan belajar mengajar di sekolah sampai tahun ajaran baru," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sragen, Jateng, dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2020).

Suwardi mengatakan, soal penerimaan raport para siswa sepenuhnya diserahkan sesuai kebijakan setiap sekolah. Namun, ia mengimbau, sedapat mungkin dilakukan secara online, jika belum mampu memberikan raport secara online barulah dapat mengundang wali murid. 

"Tapi diatur waktu dan jaraknya sehingga protokol kesehatan tidak diabaikan, termasuk bagi SMP yang punya banyak murid," ujarnya..

Terpisah, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, memasuki tatanan kehidupan baru fasilitas sarana dan prasarana sekolah harus disiapkan dahulu, termasuk sistem pembelajaran dengan mengatur jarak antar siswa.

Namuun, Yuni meyakini, saat tahun ajaran baru, protokoler antisipasi covid-19 dalam sektor pendidikan maupun secara umum siap dijalankan.

”Semua harus pakai protokol, sekaligus persiapan tahun ajaran baru. Kita mencoba agar tahu gambarannya besok seperti apa,” pungkasnya.

(foto:solopos.com)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00