Dua Orang Tanpa SIKM di Stasiun Gambir

KBRN, Jakarta: Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Bernard Tambunan mendapati dua orang penumpang kereta tanpa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) saat tiba di Stasiun Gambir, Kamis (28/5/2020). Dua orang ini diketahui penumpang kereta antar kota, perjalanan Surabaya-Jakarta.

"Kami Satpol PP Jakarta Pusat melakukan pengawasan terhadap penumpang kereta yang pertama, sebanyak 30 orang. Terdapat dua orang yang tidak punya SIKM," kata Bernard ketika ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (28/5/2020).

Selanjutnya, mereka memeriksa kereta penumpang dengan berjumah berbeda.

"Penumpang kedua, ada sepuluh orang. Tujuh orang memiliki SIKM dan tiga orang pengecualian," terang Bernard.

Setelah dicek, dua orang diantaranya ternyata berdomisili di Jakarta. Bernard mengaku akan mempelajari lebih lanjut motif dua orang itu tetap datang ke Jakarta meski tidak memiliki SIKM.

"Jadi, yang tidak memiliki kami akan pelajari lebih lanjut. Apakah benar-benar tidak memiliki SIKM atau sengaja tetap berangkat. Kami akan pelajari lebih lanjut (KTP Jakarta dua-duanya, Red)," tuturnya.

Sesuai Pergub nomor 47 tahun 2020 tentang pembatasan keluar masuk orang ke Jakarta, mereka warga luar daerah yang kedapatan tanpa mengantongi SIKM akan diminta kembali ke daerah asal perjalanan. Biaya perjalannya pun ditanggung secara pribadi.

Jika menolak, Bernard memastikan, mereka akan dikarantina terlebih dahulu di tempat telah disediakan Pemprov DKI Jakarta selama 14 hari.

"Patokan kami berdasarkan Pergub 41 dan 47. Setiap orang yang keluar masuk Jakarta wajib memiliki SIKM," ungkap Bernard.

"Kami akan mengecek barcode keaslian daripada SIKM tersebut. Kalau itu sesuai, silakan lanjutkan perjalanannya," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00