Viral Halal Bihalal, Ini Bantahan IPDN Jatinangor

KBRN, Sumedang: Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar) akhirnya memberikan klarifikasi terkait pelaksanaan makan siang Praja dan pelaksanaan shalat Idul Fitri di Kampus IPDN Jatinangor, yang viral di media sosial seolah menggelar halal bihalal.

"IPDN adalah sebuah rumah besar didalamnya tinggal 3.747 Praja dan 200 lebih PNS. Sejak tanggal 15 Maret 2020 lalu, seluruh Praja sudah dikarantina, tidak diijinkan pesiar dan dikunjungi pihak luar serta tidak diijinkan mudik, termasuk juga sejumlah 819 orang PNS tidak diijinkan mudik, bahkan sebagian PNS bekerja dari rumah," kata Kepala Biro Administrasi Kerja Sama dan Hukum Drs. Baharuddin Pabba, M.Si kepada rri.co.id, Selasa (26/5/2020).

Baharuddin mengatakan, Pada hari Minggu (24/5/2020) sebanyak 3.092 orang Praja muslim yang berada di Kampus IPDN Jatinangor, tetap melaksanakan shalat Idul Fitri berjamaah di wisma masing-masing. Pelaksanaan shalat Id berjamaah itu dilakukan pada pukul 06.30 WIB di 38 wisma/barak IPDN. 

"Imam dan khatib pelaksanaan shalat ied yakni perwakilan praja yang merupakan anggota Rohis praja IPDN. Setelah pelaksanaan shalat Id, pada jam makan siang praja yang dilaksanakan pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB dilaksanakan makan siang bersama jajaran pimpinan IPDN di Menza, merupakan tempat makan praja di Kampus IPDN yang diikuti 3.747 orang praja. Pelaksanaan acara makan siang praja tetap mengacu kepada protokol kesehatan yakni menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan," ujarnya.

"Maksud dan tujuan dari acara ini yakni memberikan apresiasi atas ketaatan, kepatuhan kepada praja IPDN, memberikan ketenangan dan kenyamanan pelaksanaan idul fitri dengan tidak mudik, memberikan semangat belajar mengingat bulan depan sudah memasuki kalender ujian, dan ini merupakan bentuk kepedulian pimpinan IPDN selaku orang tua praja di Kampus IPDN. Pada acara tersebut, disampaikan tausiah idul fitri oleh Dosen IPDN dilanjutkan dengan makan siang, penampilan kreativitas praja, serta hiburan musik dari penyanyi," imbuhnya.

Pada kegiatan itu, sambung Baharuddin, tidak ada salam-salaman seperti halnya acara halal bihalal. Sementara, Rektor IPDN dalam himbuannya menyampaikan, segenap pimpinan IPDN selaku orang tua tentunya terpanggil untuk memberikan nasihat.

"Kami hadiri kegiatan itu sebagai bentuk kebersamaan, selaku orang tua praja di Kampus untuk menunjukan kepada praja bahwa kita tetap bersama menghadapi kondisi saat ini, sehingga segenap pimpinan IPDN pun tidak mudik dan selalu bersama praja. Adapun pelaksanaan pencegahan Covid 19 di lingkup IPDN sudah dilaksanakan sedemikian ketat," tuntasnya.

(foto: istimewa).

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00