Larangan Kendaraan Pribadi Masuk Banyumas Resmi Berlaku

KBRN, Purwokerto : Mulai hari Selasa (26/5/2020) semua kendaraan khususnya kendaraan pribadi dengan plat nomor selain plat R (Banyumas) dilarang masuk wilayah Kabupaten Banyumas dan Kota Purwokerto.  

Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya mensukseskan perpanjangan masa tanggap darurat penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Banyumas.

Masa tanggap darurat Covid-19 sendiri telah diperpanjang hingga 30 Juni mendatang.

Kapospam Posko Tanggap Darurat Covid-19 di perbatasan Tambak, Banyumas, Jawa Tengah, Wasdi mengatakan, selain plat R, plat nomor kota lain akan diminta untuk putar balik.

“Intinya selain plat R dilarang masuk kota Purwokerto,” jelasnya.

Terkait kendaraan yang melintas, sambung Wasdi, volume kendaraan cenderung lengang sejak hari lebaran kemarin.

“Secara umum situasi aman dan kondusif. Jika dibandingkan sebelum lebaran, kendaraan yang melintas cenderung lengang,” ungkapnya.

Dari pantauan tim RRI di lapangan, sejumlah kendaraan dengan plat selain R memang diminta untuk putar balik.

Selain itu, kendaraan penumpang khususnya travel diminta berhenti dan didata penumpangnya oleh petugas.

Sebelumnya diputuskan dalam rapat bersama di kantor Dishub, Senin (25/5/2020) semua kendaraan selain plat R dilarang masuk wilayah Kabupaten Banyumas maupun kota Purwokerto.

Rapat tersebut diikuti jajaran Dinas Perhubungan Pemkab Banyumas, Satuan  Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyumas, TNI dan camat.

Titik dimana kendaraan plat luar kota diminta untuk putar balik antara lain di simpang Buntu, simpang Rawalo, perempatan Wangon, simpang Ajibarang dan di simpang Sokaraja. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00