Sosialisasi PSBB Dilakukan di Malam Takbiran

KBRN, Bukittinggi: Sepanjang H-1 jelang Idul Fitri 1441 Hijriah, Pemko Bukittinggi terus sosialisasikan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) melalui mobil penerangan. Bahkan hingga hampir dini hari atau di malam takbiran ini, rombongan Forkopimda pun juga turun ke lapangan untuk mengimbau warga untuk tetap menggunakan masker dan aturan PSBB lainnya, Sabtu (23/5/2020).

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan covid-19 menjelaskan, di Kota Bukittinggi tidak ada larangan khusus untuk berdagang. Namun, pedagang diharapkan untuk berjualan dengan jarak tertentu minimal 1,5 meter.

“Kami memang tidak ada larangan berdagang, kami sangat paham tentu warga banyak kebutuhan juga. Untuk itu, silahkan berdagang, asalkan jaga jarak, gunakan masker. Pembeli juga harus menggunakan masker jika ingin berbelanja,” terangnya.

Ramlan Nurmatias mengimbau warga untuk tetap rajin mencuci tangan, jaga jarak, jangan keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Pakai masker saat keluar rumah, jangan berkumpul-kumpul, hindari kerumunan, tetap jaga pola hidup bersih dan sehat.

“Yang sakit, kita upayakan agar sembuh. Bagi yang sehat jangan sampai sakit. Usahakan, keluar dari rumah dalam keadaan sehat, pulang ke rumah juga dalam keadaan sehat,” ujar Ramlan.

Rombongan mengadakan sosialisasi, bergerak dari rumah dinas wali kota, menuju pusat kota dan mengelilingi sejumlah tempat yang cukup banyak dikunjungi warga, seperti, stasiun dan juga Simpang Tarok. (Foto: Istimewa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00