Peralatan Terbatas, Napi Diberi Waktu 10 Menit

KBRN, Malang: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Malang menyiapkan 25 perangkat komputer dan laptop di ruang kayanan kunjungan, digunakan narapidana (napi) melakukan “SI VICA” (Video call bagi keluarga dan kawan), sebagaimana kebijakan serupa diterapkan pada Lapas di seluruh Indonesia untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Durasinya kita lihat bagaimana kecukupan waktu biasanya 5 menit, tapi ini kan spesial jadi mungkin sekitar 10 menit, kita sarankan hanya keluarga inti. Ada 541 orang, kalau giliran 25 komputer, nanti akan diatur agar semua mendapat giliran. Harus tuntas dua hari, karena Lebaran ke-3 komputer sudah digunakan kembali untuk kerja,” kata Kepala Lapas  Klas II A Malang Ika Yusanti kepada RRI, Sabtu (23/5/2020).

Ika menyatakan, sebenarnya video call bagi napi dan keluarga dilakukan sejak lama, terutama dua bulan terakhir saat pandemi covid merebak, apalagi di Malang diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Tapi selama ini hanya 3 perangkat untuk video call secara bergantian. Nah, karena ini moment luar biasa dan istimewa, Hari Raya Idul Fitri di mana semua orang ingin silaturahmi, maka kami tambah menjadi 25,” kata Ika.

Yang mengharukan, lanjutnya, layanan video call ini adalah sumbangsih dari seluruh pegawai karena ikut merasa prihatin atas tradisi layanan kunjungan lebaran tahun ini terpaksa ditiadakan. 

 “Ini kan masa berat untuk warga binaan yang sudah dua bulan tidak boleh ada kunjungan, pasti rindu keluarga. Jadi supaya memberi kesempatan kepada seluruh warga binaan, maka diinventarisir berapa banyak komputer berkamera milik kantor yang tidak digunakan saat idul Fitri dan laptop pegawai lapas yang dapat digunakan. Akhirnya terkumpul 25, termasuk laptop milik pegawai yang dipinjamkan,” terangnya.

Dipastikan, untuk menjaga Lapas Perempuan II A Malang bebas dari covid-19, maka selama seluruh kegiatan berlangsung diwajibkan mematuhi ketentuan protokol kesehatan.

"Kunjungan fisik dan titipan barang bagi warga binaan sementara dihentikan, hingga waktu yang belum ditentukan," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00