Korban Banjir Bandang Aceh Tengah Disewakan Rumah

KBRN, Takengon: Terdengar bincang-bincang kecil, seperti arahan, disampaikan Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar kepada Kepala Dinas Sosial Aceh Tengah, Aulia Putra saat Bupati dan beberapa Kepala Dinas memasuki gudang logistic bantuan korban banjir bandang di SD Negeri 3 Kebayakan.

Benar saja, saat diwawancarai RRI, Bupati Shabela Abubakar menyampaikan menyewakan rumah bagi korban banjir bandang yang kehilangan tempat tinggal.

“Bukan Pemda yang sewa itu, bukan. Tapi dari bantuan itu, karena dalam bentuk uang ada bantaun Rp 50 sampai Rp 60 juta, ini maka kita anjurkan di sewa, cari sewa, kemana dia tunjuk disitu kita sewakan. Malah ada yang keluar daerah, ke Bener Meriah, tetep kita berikan uang sewanya,” ungkap Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar, Jumat (22/5/2020).

Sebut Shabela, masyarakat korban banjir bandang yang rumahnya hanyut atau rusak tidak dapat digunakan lagi sebanyak 5 Kepala Keluarga (KK).

Sementara itu masyarakat korban banjir bandang Maksum mengungkapkan tidak ada masalah dan kendala untuk menempati rumah sewa selama satu tahun.

Sebagai warga atau rakyat yang baik, kata Maksum mengikuti apa yang disarankan pemerintah.

“Kami kan ini mau mengungsi (tempati rumah sewa) kan mau hari raya, jadi sementara sampai satu tahun. Perasaan kami biasa saja lah, enggak ada kendala, kami mengikut aturan pemerintah,” sebut Maksum.

Besar harapan Maksum dan korban banjir bandang lainnya, setelah disewakan rumah dari hasil donasi masyarakat luas, pemerintah tidak melupakan untuk membantu pembuatan rumah yang baru.

“Harapan kami setelah disewakan, kan perlu rumah yang baru. Dibikin lagi rumah kami seperti biasa, itu aja harapan kami,” demikian korban banjir bandang Aceh Tengah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00