5000 Kendaraan Dihalau Masuk Madiun

KBRN, Madiun: Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1441 H, potensi meningkatnya volume kendaraan pemudik terus diantisipasi jajaran Polres Madiun.

"Hingga saat ini kami telah menghalau kurang lebih 5000 kendaraan yang tak memenuhi syarat dan ketentuan berusaha masuk wilayah kabupaten Madiun dari berbagai jalur," kata Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto ditemui saat memantau Pos Cek Poin Exit Tol Dumpil-Madiun, Kamis (21/5/2020).

Eddwi menyatakan, meski wilayah kabupaten Madiun bukan daerah berbatasan langsung dengan provinsi lain, namun upaya penebalan penjagaan tetap dilakukan sebab masuk daerah strategis.

Karena itu, sambungnya, penyekatan dilakukan diseluruh perbatasan, termasuk optimalisasi di jalur tikus. Meski, ia mengakui, terkendala menjaga jalur tikus sepehuhnya. 

"Ya itu kendala kami, jalur tikus, kita tambah anggota. Namun tetap kita gunakan pendekatan humanis-persuasif. Tentu yang ber-KTP luar Madiun kita halau, apalagi dari kawasan zona merah. Dan tidak membawa surat resmi riwayat kesehatan,"  paparnya.

Dikatakan, penguatan personil berbagai unsur dilakukan seperti di Pos Cek Poin Exit Tol Dumpil, mulai dari Polisi, TNI, intansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP,  serta Dinas Kesehatan sesuai protokol Covid-19.

"Ini juga kita tambah pasukan Brimob sebagai upaya penebalan yang kita lakukan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00