H-3 Lebaran, Ratusan Pemudik Gunakan Sepeda Motor

KBRN, Banyumas : Masyarakat yang mudik, disaat adanya larangan mudik akibat Pandemi Covid-19 terus bertambah. Mereka melakukan berbagai upaya, agar tetap sampai di Kampung halaman saat Idul Fitri. 

Karena akses mempergunakan kendaraan pribadi dan kendaraan umum lebih sulit, sepeda motor pun menjadi alternatif. Terpantau peningkatan sepeda motor yang melintas di ruas jalur tengah Pulau Jawa sejak H-4 Lebaran 1441 H, yang masuk ke Banyumas, Jawa Tengah.

Kamis ( 21/5/2020) pagi atau H-3 Lebaran, data di Posko Jembatan Timbang Ajibarang Banyumas Jawa Tengah. Dari pukul 00.00 WIB- 08.00 WIB,terdapat 624 sepeda motor yang melintas dari arah Jakarta masuk ke wilayah Banyumas. Dengan jumlah penumpang sepeda motor mencapai 795 orang.

Pada waktu yang sama, di H-4 terdapat sepeda motor dari arah Jakarta yang masuk Banyumas sebanyak 124 unit. Kemudian mengalami peningkatan dari pukul 08.00 WIB- 16.00 WIB sebanyak788 kendaraan. Pada pukul 16.00 WIB- 23.59.00 WIB terdapat 576 sepeda motor yang melintas.

Salah satu petugas Dinas Perhubungan Provinsi Jateng di Posko Jembatan Timbang Ajibarang, mengatakan pemudik yang mempergunakan sepeda motor, lebih lincah untuk masuk ke jalur tikus.

Sehingga mereka bisa sampai di Banyumas, dari Jakarta dan sekitarnya. Ketimbang dengan mempergunakan mobil, yang lebih sulit melewati Posko Pemantuan di sejumlah titik.

"Sekarang kebanyakan pakai sepeda motor, karena lebih mudah untuk melintas di ruas jalan tembus. Sehingga bisa sampai di tempat tujuan, kan ada larangan mudik," kata petugas tersebut.

Sementara itu, terdapat 47 orang dalam pemantuan ( ODP) yang tercatat di Posko Jembatan Timbang Ajibarang dari pukul 00.00 WIB- 08.00 WIB. ODP ini harus menjalani karantina selama 14 hari, baik mandiri maupun yang diselengarakan oleh Pemerintah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00