Pembalakan Liar Digrebek, Puluhan Ton Kayu Dimusnakan

KBRN, Takenogn : Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah II Aceh memusnahkan puluhan ton kayu ilegal jenis meranti di pedalaman Aceh Tengah, Karang Ampar, Kecamatan Ketol. 

"Petugas juga mengamankan 50 keping kayu olahan, tiga unit mesin pembelah dan dua unit sepeda motor pelaku sebagai barang bukti di kantor KPH Wilayah II Aceh, depan Batalyon 14 Satria Musara Bener Meriah," kata Anbiya dalam keterangannya, Minggu (17/5/2020).

Ia menyatakan, terduga pelaku tidak sempat diamankan petugas lantaran melarikan diri. Petugas menduga, pelaku pembalakan itu perorangan, bukan dari perusahaan.

Dijelaskan, puluhan ton kayu itu terpaksa dimusnahkan di lokasi lantaran sulitnya akses evakuasi. Untuk mencapai titik lokasi sebutnya, petugas harus menempuh 20 kilometer perjalanan dengan menggunakan roda dua, dan dilanjutkan jalan kaki.

"lokasi pembalakan liar yang digrebek ini merupakan kawasan hutan lindung. kondisinya semakin memprihatinkan. Banyak titik dilaporkan telah gundul dihantam chainsaw. Kegiatan terlarang itu diperkirakan telah berlangsung lama," kata Anbiya.  

Diduga hasil Illegal Logging itu juga dijual ke luar daerah. Jalur distribusinya via darat menggunakan modus menyelundup.

“Di Pos Juli Bireun juga kita periksa, mungkin kedepan kita perketat lagi,” terangnya.

Dipihak lain, Kapolres Aceh Tengah Nono Suryanto mengaku, serius memberantas praktik pembalakan liar di wilayah hukumnya. 

"Saat ini petugas juga tengah mendalami dugaan pembalakan liar di salah satu kawasan. Kapolsek terkait juga telah dipanggil. Kami mengaku terbuka dalam penanganan hukum tersebut," ujar Nono. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00