Lagu 'Bumi Pertiwi' Ajak Pejuang Ekonomi Bersemangat

KBRN, Madiun: Tidak dipungkiri lesunya sektor industri akibat wabah virus corona membawa dampak bagi pengusaha dan karyawan. Puluhan ribu karyawan terpaksa dirumahkan bahkan mendapat pemutusan hubungan kerja (PHK). Karyawan yang kehilangan pekerjaan otomatis memiliki kondisi finansial menjadi sangat tidak menentu.

Berangkat dari kondisi tersebut, seorang aranger senior Kota Madiun, Yohanes Supono menciptakan sebuah lagu yang didedikasikan untuk para pejuang termasuk pejuang ekonomi keluarga.

“Banyak yang kehilangan pekerjaan akhirnya saya punya pemikiran menciptakan lagu supaya bisa dinikmati sehingga mereka tetap punya semangat untuk bekerja,” kata Pono, sapaan akrab Yohanes Supono, Senin (11/5/2020).

Lagu berjudul “Bumi Pertiwi” menggambarkan kesedihan pada bait-bait awal menceritakan kondisi Indonesia yang sedang menghadapi bencana. Dilanjutkan dengan pesan harapan serta ajakan untuk bersatu-padu saling gotong royong membangun kembali negeri tercinta.

“Dedikasi ini saya khususkan terutama untuk sahabat-sahabat yang kehilangan mata penjaharian, jangan pernah putus asa jadi tetap punya semangat karena dengan semangat ini kita tetap bisa menghidupkan perekonomian minimal perekonomian keluarga,”imbuhnya.

Proyek lagu “Bumi Pertiwi” yang di kompilasi oleh hitam putih entertaintment serta didukung musisi/penyanyi muda berbakat mendapat sambutan baik oleh warga net, terbukti dengan banyaknya jumlah penonton yakni 1.200 penonton sehari pasca diluncurkan di kanal youtube milik Yohanes Supono bernama John Ponos Music school. Sebagai tambahan para penyanyi tersebut merupakan anak didik Yohanes Supono di sekolah vokal miliknya. Peran sang istri menurutnya amat besar dalam penyelesaian karya ini.

“Yang membantu yang pertama istri saya karena sesalu mengingatkan deadline. Kedua HitamPutih Entertainment yang dipimpin oleh mas Paul yang sudah mengkompilasi dan memilih musisi yang tepat untuk lagu ini,”pungkasnya.

Meski kondisi ini sulit namun semangat tak boleh alit. Memang akan terasa sangat berat namun harus yakin kita kuat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00