UMKM Kuliner Tangani Dapur Umum PSBB Jatim

Dapur Umum saat PSBB wilayah Jawa Timur (Dok. Istimewa)

KBRN, Surabaya : Kecukupan konsumsi bagi masyarakat terdampak wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yakni Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik, menjadi perhatian Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa.

Mantan Menteri Sosial ini secara langsung memantau aktivitas dapur umum yang ada di Mapolresta Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (6/5/2020). Khofifah melihat proses kesibukan memasak para petugas, baik dari TNI, Polri maupun BPBD.

"Dapur umum ini disiapkan untuk memberikan support kepada masyarakat karena untuk Sidoarjo Surabaya dan Gresik ini kan PSBB sejak tanggal 28 April," ujarnya.

Untuk wilayah Kabupaten Sidoarjo, dapur umum berada di Mapolresta Sidoarjo, sedangkan di Kabupaten Gresik, berada di Kodim. Dan untuk dapur umum di Surabaya ada 5 titik, yakni di Kodam V Brawijaya, kemudian ada di Lantamal V, ada di Marinir dan Poltabes Surabaya.

"Sama-sama sebetulnya ini sentralnya, tetapi perluasan dapur umum berikutnya adalah pada proses pemberdayaan UMKM," ucapnya.

Kedepan, Khofifah berharap, bahwa pada saat pandemi Covid-19 ini, UMKM yang bergerak dibidang kuliner atau makanan, dapat terus bergerak, salah satunya adalah dengan bekerjasama membuat nasi bungkus, bagi masyarakat terdampak.

"Rata-rata mereka diberikan kesempatan untuk menyiapkan 50 porsi untuk buka puasa dan 50 porsi untuk makan sahur," tuturnya.

Khofifah mencontohkan, UMKM sekitar Polresta Sidoarjo ini sebanyak 26 UMKM atau PKL makanan.

Sehingga, mereka tetap bisa menjual makanan nasi bungkus dengan menyiapkan masing masong 100 perhari. 50 porsi sahur dan 50 porsi berbuka.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00