Kesulitan Daftar Kartu Prakerja, Pemkot Madiun Buka Posko

KBRN, Madiun : Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Madiun akan terus mendampingi masyarakat yang kesulitan mendaftar kartu prakerja. Bahkan, posko pendampingan telah dibuka sejak pertengahan April lalu.

Kepala Disnaker Kota Madiun, Suyoto mengatakan, sampai saat ini sudah ada lebih 600 orang dari gelombang pertama sampai ketiga yang meminta bantuan maupun mendaftar melalui Disnaker. Namun yang dinyatakan lolos dan menerima bantuan sejauh ini terpantau tidak lebih dari 100 orang.

Jumlah tersebut tidak termasuk yang mendaftarkan diri secara mandiri tanpa melalui pendampingan Disnaker. Menurut Suyoto lolos tidaknya para pendaftar sepenuhnya kewenangan pemerintah pusat.

“Yang terdampak covid-19 ini bisa mendaftarkan. Namun kan lolos tidaknya ataupun dapat tidaknya yang menyeleksi pusat. Jadi kalau ada warga Kota Madiun yang kesulitan mendaftarkan kartu prakerja silahkan ke kantor Dinas Tenaga Kerja di Jalan Bolodewo No.8, kami siapkan posko pendampingan pendaftaran kartu prakerja disana,” ungkapnya, Rabu (6/5/2020).

Suyoto menjelaskan, pendaftaran kartu prakerja dibuka Senin-Kamis setiap minggunya hingga November mendatang. Untuk mendaftar, masyarakat hanya perlu membawa KTP. Sedangkan syarat untuk mendapatkan Kartu Prakerja yaitu usia minimal 18 tahun, berkewarganegaraan Indonesia, tidak sedang sekolah atau kuliah, memiliki alamat email, menyiapkan data diri seperti NIK, serta foto selfie dengan KTP dengan ukuran format foto maksimal 2 MB.

Setelah mendaftar dan lolos verifikasi, pendaftar berhak mengikuti tes online berupa kemampuan dasar dan soal motivasi sebanyak 18 soal. Soal itu harus dikerjakan dalam waktu 25 menit. Program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang belum bekerja. Tetapi juga pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun pelaku IKM atau UKM yang terkena dampak Covid-19. (Foto: MadiunToday)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00