GP Ansor Minta Peserta Ijtimah Ulama Gowa Melapor

KBRN, Ende: Pasca diumumkannya dua peserta Ijtimah Ulama di Gowa postif terpapar Covid-19 oleh Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan  Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Manggarai Barat,  Gerakan Pemuda – GP Ansor NTT meminta kepada seluruh peserta Ijtimah Klaster Gowa untuk melaporkan diri ke gugus tugas diwilayahnya masing-masing.

Permintaan ini disampaikan Ketua Pimpinan GP Ansor  Wilayah NTT, Ajhar Jowe dalam dialog kopi pagi bersama RRI Selasa (6/5). Dialog ini terkait dengan puluhan peserta Ijtimah Ulama  Klaster Gowa yang harus dicari dan dijemput tim gugus tugas Covid-19 dari kediaman mereka masing-masing.

Sementara menurut data yang berhasil dihimpun Ajhar, jumlah peserta Ijtimah Ulam di Gowa asal NTT mencapai 103 orang dari berbagai kabupaten kota se NTT. Namun diperkirakan jumlah pesertanya  lebih banyak lagi, karena ada peserta hadir dengan biaya pribadi mengingat jarak anatar Pulau Flores ke Gowa yang dekat dan  sarana transportasi antar kedua daerah terbilang lancar.

"Kami perkirakan 30 persen dari jumlah peserta tersebut berasal dari kabupaten-kabupaten yang ada di Pulau Flores karena jalur transportasi lautnya sangat lancar dan jarak tempuh yang dekat," Kata Ajhar Jowe.

Menurut Ajhar, hal ini menjadi tugas berat bagi gugus tugas kabupaten-kabupaten di Pulau Flores. Sebab ada beberapa dari mereka yang harus dijemput dan dicari keberadaannya oleh petugas. Oleh karena itu pihaknya meminta kepada seluruh peserta Ijtimah Ulama Klaster Gowa untuk pro aktif melapor diri ke semua fasilitas kesehatan yang ada atau di posko gugus tugas penanganan Covid-19 di wilayahnya masing-masing. 

"Sejauh ini pantauan kami  baru beberapa kabupaten kota yang warganya secara sadar melakukan karantina mandiri dan melaporkan kedatangan mereka dengan jujur, namun belum berlaku di kabupaten kota lainnya di NTT," lanjut Ajhar.

Selanjutnya : rentan penularan

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00