Aplikasi Kemensos Diduga Hang, Penyaluran Bantuan Bisa Terhambat

KBRN, Bengkulu : Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di Provinsi Bengkulu diperkirakan akan terhambat. Pasalnya, data yang sudah diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota, melalui aplikasi milik Kementerian Sosial (Kemensos) diduga mengalami hang atau kondisi computer tidak merespon.

“Data calon penerima BST tersebut masih dalam proses. Lantaran kabupaten/kota se-Indonesia telah mengirimkan sekaligus data, sehingga membuat aplikasinya menjadi nge-hang," ungkap Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bengkulu, Dr Iskandar ZO, dalam keterangannya.

Diakui Iskandar, seluruh bupati dan walikota di Provinsi Bengkulu telah mengirimkan data calon penerima BST yang diketahui jumlahnya sebanyak 60 ribu Kepala Keluarga (KK). Sehingga ketika semua proses pendataan telah selesai dilakukan oleh Kemensos, BST akan segera direalisasikan.

“Sesuai dengan rencana, BST itu akan disalurkan kepada masing-masing penerima sebesar Rp/ 600 ribu perbulannya. Bantuan itu akan diterima selama tiga bulan kedepan, yaitu dari April, Mei dan Juni mendatang,” katanya, Rabu, (6/5/2020).

Dijelaskan, untuk total anggaran yang akan disalurkan itu sebesar Rp 108 miliar dan dalam penyaluran nantinya, para bupati dan walikota diminta untuk membantu merealisaikannya. Apalagi bantuan tersebut akan dikirim ke rekening masing-masing penerima.

“Untuk penerima harus tentu harus memiliki nomor rekening. Namun jika tidak memiliki nomor rekening dan lokasi penerima cukup jauh dari perkotaan, bantuan itu akan dikirimkan melalui Kantor Pos,” terangnya.

Selanjutnya : selanjutnya

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00