ODP Meningkat, Gugus Tugas Covid 19 Kota Tasikmalaya Minta Warga Tidak Mudik

KBRN, Tasikmalaya : Gugus Tugas percepatan penanganan virus corona 19 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, meminta warga Kota Tasikmalaya yang berada diluar daerah tidak mudik untuk sementara.

Sekertaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus corona 19 Kota Tasikmalaya Ivan Dikhsan menjelaskan, hal ini dilakukan untuk terus meminimalisir penyebaran virus corona 19.

Berdasarkan data Gugus Tugas virus percepatan penanganan virus corona 19, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Tasikmalaha meningkat tajam. Mayoritas merupakan warga yang mudik.

"Rata- rata tiap hari di Pos perbatasan ada 75 orang warga yang mudik. Total akumulasi ODP saat ini 539 orang. 378 diantaranya masih dalam pemantauan. Jumlah ini meningkat," kata Ivan kepada Radio Republik Indonesia RRI, Senin (6/4/2020).

ODP yang ada kata Ivan, terus dipantau dilingkungannya masing- masing. Termasuk oleh petugas kesehatan dari Puskesmas.

"Selain wajib isolasi mandiri selama 14 hari, kami terus pantau, karena meski terlihat sehat, bisa saja masuk Kategori Orang Tanpa Gejala (OTG)," jelas Ivan.

Ia berharap, selama pandemi, warga sebaiknya tidak mudik dulu. Warga sebaiknya tetap berada di rumah.

"Pemerintah sudah menyiapkan jaring pengaman sosial. Untuk menjamin masyarakat terdampak virus corona 19," tandasnya.

Sementara itu data Gugus tugas percepatan penanganan virus corona 19, warga positif virus corona di Kota Tasikmalaya menjadi 7 orang. satu orang meninggal dunia, 1 sembuh, 1 meninggal dunia dan lima lainnya masih mendapat perawatan medis diruang isolasi. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat ada 15 orang, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 539 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00