RSUCM Aceh Utara Mulai Fungsikan Rapid Test Pasien ODP Corona

KBRN, Lhoksukon: Direktur Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Kabupaten Aceh Utara, drg. Nurhaida, mengatakan bahwa Alat Pelindung Diri (APD) hanya digunakan untuk sekali pakai. 

"Sekali pakai buang gitu", kata Nurhaida, saat menjadi narasumber Dialog Interaktif Luar Studio Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), kerja sama RRI Lhokseumawe dengan Tim Gugus Tugas (Gugas) percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Utara pada Sabtu (4/4/2020).

Dalam Siaran langsung Dialog dari Posko 2 Media Center tim Gugas COVID-19 di Kantor Bupati Aceh Utara ini, drg Nurhaida, juga menambahkan, APD sekali pakai tidak hanya digunakan ketika menangani pasien yang sudah PDP, akan tetapi dipakai juga saat menangani pasien ODP.

Hingga saat ini RSUCM masih merawat sebanyak 1 orang pasien berstatus PDP asal Kabupaten Aceh Utara. Sedangkan yang berstatus masih ODP masih menjalani masa karantina dibawah pengawasan masing-masing Puskesmas.

"Saat ini kita juga sudah alat rapid test deteksi dini virus Corona yang dibagikan oleh pemerintah pusat," ujar Nurhaida.

Sedangkan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Amir Hamzah, yang juga berada dalam tim Gugas COVID-19, menyatakan, masing-masing kecamatan sudah menyiapkan bangunan yang kosong untuk digunakan menjadi tempat karantina warga yang pulang kampung.

Posko Covid-19 di masing-masing Gampong juga saat ini sudah mulai berjalan melakukan pengawasan dan pendataan di lapangan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00