1 Warga Bukittinggi Terinfeksi Corona, Total Pasien Positif Jadi 14 Orang

KBRN, Bukittinggi : Setelah hasil pengujian SWAB atau pengambilan sampel lendir dari saluran pernafasan pasien keluar di Laboratorium Unand Padang, satu lagi pasien yang dirawat di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi, dinyatakan positif terpapar Corona Virus Disease (Covid-19).

Dengan demikian, saat ini sudah ada 6 pasien positif Covid-19 yang catatan medisnya dirawat di RSAM, yang 3 diantaranya warga Kota Bukittinggi, 2 warga Kota Padang, dan 1 warga Kabupaten Tanah Datar.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, saat ini di Provinsi Sumatra Barat ada 14 orang yang positif Covid-19, dimana 6 orang dirawat di RSAM dan 8 orang dirawat di Rumah Sakit M. Djamil Padang.

“Satu warga Bukittinggi yang baru dinyatakan positif Covid-19, berjenis kelamin laki-laki. Memiliki riwayat perjalanan dari Malaysia. Saat ini sudah diisolasi di RSAM Bukittinggi, setelah hasil SWAB nya keluar,” terangnya, Sabtu (4/4/2020).

Ramlan Nurmatias menegaskan, keterbukaan informasi ini harus dilakukan. Bukan untuk menakut-nakuti, tapi agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan.

“Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Bukittinggi, saat ini terus melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah. Pemko Bukittinggi juga terus mengimbau warga untuk tetap menjalankan pola hidup bersih dan sehat, rajin cuci tangan, jaga jarak antar sesama, serta tidak ikut keluar rumah untuk berkumpul di tengah keramaian,” tukasnya. 

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Bukittinggi Vera Maya Sari, mengatakan, hingga Rabu April 2020 lalu, di Bukittinggi terdapat 85 Orang Dalam Pemantauan (ODP), dimana 67 orang diantaranya kurang dari 14 hari, dan 18 lainnya dalam kondisi lebih dari 14 hari pemantauan.

“Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat 3 orang, pasien positif terdata 6 orang, yang 3 diantaranya merupakan warga Bukittinggi. Untuk pasien PDP meninggal dunia tercatat 1 orang,” jelasnya.

Untuk Orang Tanpa Gejala sambung Vera Maya Sari, ada 45 orang, dimana 17 orang dalam kondisi kurang dari 14 hari, dan 28 lainnya sudah lebih dari kondisi 14 hari.

Pelaku perjalanan yang melakukan pengecekan pada Posko penanganan Covid-19 Bukittinggi, terdata 428 orang, dengan pemantauan kurang dari 14 hari terdapat 336 orang, dan 92 orang lainnya lebih dari 14 hari pantauan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00