Empat Orang Positif Covid-19 di Situbondo Dinyatakan Sembuh

KBRN, Situbondo: Dua pasien positif Corona Virus Disease (COVID-19) asal Situbondo, yang dirawat di rumah sakit Koesnadi, Bondowoso, dinyatakan sembuh dan dipulangkan ke rumahnya, pada hari ini, Jumat (3/4/2020).

Sebelumnya, juga terdapat dua pasien yang dinyatakan sembuh dari Coronavirus, yang dirawat di rumah sakit Soebandi, Jember. Artinya, dari enam pasien positif COVID-19, empat diantaranya sudah sembuh.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Dr. Imron, kedua pasien berjenis kelamin perempuan itu sudah dipulangkan pagi tadi, karena dari sisi medis sudah dinyatakan sembuh dan sehat.

"Kalau sudah dipukangkan, berarti kondisinya stabil," ujar Dr. Imron saat dikonfirmasi RRI, melalui sambungan telepon.

Ia mengemukakan, meskipun sudah dipulangkan, namun keduanya masih harus mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu isolasi mandiri dengan pengawasan ketat dari Dinas Kesehatan setempat.

"Diisolasi di rumah dulu selama 14 hari, hawatir tertular lagi," kata Dr. Imron yang juga bertindak sebagai juru bicara Satgas COVID-19 Bondowoso itu.

Dikonfirmasi terpisah, plt. Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Abu Bakar Abdi, mengaku jika dua pasien dari Situbondo, yang sebelumnya dinyatakan positif virus corona, sudah dipulangkan karena dinyatakan sembuh.

"Indikasi medis sudah dinyatakan sembuh. Dan tadi pagi sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing," tegas Abu Bakar Abdi, yang juga bertindak sebagai juru bicara Satgas COVID-19 Situbondo.

Abu Bakar Abdi bilang, jika keduanya harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah, dengan pengawasan ketat sari Satgas COVID-19 Situbondo. Selama dalam pengawasan, pihaknya akan memberikan vitamin setiap harinya.

"Petugas kita akan menyambangi setiap hari dan memberikan vitamin kepada keduanya," tegas Kepala Dinas Sosial itu.

Rilis terakhir dari Pemkab Situbondo, tercatat, terdapat 6 pasien yang dinyatakan positif coronavirus. 4 orang diantaranya dinyatakan sembuh dan sedang menjalani isolasi mandiri. Sedangkan 2 orang lainnya masih dalam perawatan.

"Kita tidak bisa menghapus jumlah pasien positif, karena itu protabnya. Hanya saja ada keterangan sembuh atau masih dalam perawatan," beber Abu Bakar Abdi.

Sementara yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 6 orang, dan sedang dirawat di rumah sakit Abdoer Rahem. Sedangkan jumlah orang dalam pengawasan (ODP) mencapai 179 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00