Meski Diguyur Hujan, Ribuan Santri Tetap Padati Pesantren Fest 2020

KBRN, Serang: Ribuan santri dari berbagai Pondok Pesantren (Ponpes) di Provinsi Banten, memadati pelataran Masjid Agung Ats-Tsaurah Serang, Minggu (23/2/2020) dalam kegiatan Pesantren Fest 2020.

Meski acara tersebut sempat diguyur hujan deras sekitar satu jam pada Minggu malam, namun para santri itu tidak bergeming sedikitpun. Mereka tetap setia berada diarea acara untuk mengikuti kegiatan hingga selesai.

Salah satu alasannya adalah karena kehadiran ulama Habib Geys bin Abdurrahman Assegaf untuk memberikan tausiah.

Sebelumnya, ribuan santri itu telah mengikuti berbagai agenda acara yang diinisiasi oleh Korem 064 Maulana Yusuf (MY) Serang itu. Dimulai dari kegiatan lomba sholawat dan lomba membaca kitab kuning. Sorenya, ribuan santri dengan busana sarungan dan muslimah, mengikuti Jalan Santai Sarungan (JSS).

Teguhnya para santri itu mengikuti acara hingga selesai, mendapat apresiasi dari Danrem 064 MY Serang, Kolonel Inf Windiyatno.

"Saya merasa bangga kepada para santriwan dan santriwati yang dari pagi sampai malam hari ini masih tetap bertahan dengan kondisi apapun dan saya ucapkan banyak terima kasih, mudah-mudahan santriwan dan santriwati mendapatkan amal ibadah," katanya sebelum tablig akbar.

Danrem pun berharap acara serupa bisa kembali dilakukan tahun depan dengan pelaksanaan yang lebih baik lagi.

"Mohon maaf apabila pada pelaksanaan ada hal-hal yang kurang berkenan. Semoga tahun depan acara ini bisa dilangsungkan lagi dengan lebih khidmat dan lebih sempurna," ucap Danrem.

Gubernur Banten yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Al Muktabar menuturkan, keberadaan santri bagi Indonesia sangat penting. Mengingat kemerdekaan yang diraih Indonesia tidak bisa lepas dari peran santri.

"Kemudian kekinian kita telah menyediakan Hari Santri Nasional. Belum lama ini Pemerintah Republik Indonesia juga mengeluarkan Undang-Undang (Nomor 18 Tahun 2019) tentang Pesantren," katanya.

Menilik strategisnya peran santri tersebut, sejak beberapa tahun lalu Pemprov Banten juga sudah menyalurkan bantuan keuangan untuk perkembangan dunia pondok pesantren.

"Pemprov akan terus mendukung keberadaan pondok pesantren. Tahun 2020 kami gulirkan pembiayaan bantuan Rp30 juta tiap ponpes bagi sekitar 3,800 ponpes," sebut Sekda.

Gelaran Pesantren Fest 2020 diakhiri dengan ceramah dari Habib Geys bin Abdurrahman Assegaf. Sekitar satu jam, habib asal Kebon Jeruk, Jakarta Barat itu menyampaikan dakwahnya dihadapan ribuan santri. Pukul 22.30 WIB, acara Pesantren Fest 2020 pertama itu resmi ditutup.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00