Ini 13 Persoalan yang Masih Menyelimuti Kota Sorong

KBRN, Sorong: Ketua Komisi I DPR Papua Barat, Abdullah Gazam, mengajak anak muda Kota Sorong mengikuti kegiatan inovasi reses ke I DPRD Papua Barat 2020 untuk menyerap aspirasi masyarakat sambil menyeruput kopi di Warkop Daeng Pace, Kota Sorong (14/2/2020)

Abdullah Gazam mengatakan bahwa selama ini reses anggota DPR biasanya dilaksanakan dalan format yang umum.

“Selama ini setiap reses anggota dewan dilakukan seperti biasa, tapi kali ini saya berinisiatif berbeda, yaitu mengundang komponen mahasiswa dan pemuda yang notabene kaum milenial untuk memberikan masukan terkait keluhan masyarakat sambil kita ngopi-ngopi,” ungkap Ketua Komisi I DPR Papua Barat itu

Menurutnya, dengan kehadiran para Pemuda di Kota Sorong pada inovasi reses, artinya mereka peduli dengan persoalan di Kota Sorong, sehingga perlu mendapat apresiasi terhadap kaum milenian tersebut

“Saya juga apresiasi mereka para pemuda ini karena ikut mencari solusi terhadap persoalan di kota ini, makanya kita ngopi sambil membahas dinamika yang ada agar menjadi masukan kepada kami selaku perwakilan mereka di parlemen,” ucapnya

Ia menyebut bahwa dari hasil Reses tersebut mampu merampungkan beberapa kasus sosial yang menurut Gazam sudah masuk kategori darurat, gawat, penting dan sudah sangat menghkawatirkan.

Setidaknya, paling sedikit hari ini ia mendapatkan 13 persoalan yang selama ini dialami warga kota Sorong diantaranya:

1. Begal

2. Penanganan Sampah

3. Kebutuhan Air Bersih

4. Banjir

5. Pencurian

6. Miras

7. Lampu Jalan

8. Debu Jalanan

9. BPJS Kesehatan

10. Pendidikan (Biaya Pendidikan)

11. Parkiran

12. Lem Aibon

13. Lapangan Kerja

Kepada para mahasiswa, Abdullah Gazam juga berpesan untuk terus fokus dan bekerja keras, sebab, setiap perjuangan tidak akan menghianati hasil.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00