15 Ribu Warga di Banyuwangi Ikuti Musrembang Online Secara Serentak

KBRN, Banyuwangi : Kabupaten Banyuwangi kembali membuat terobosan dengan menggelar musyawarah perencanaan pembangunan desa (musrenbangdes) serentak secara online. Dalam pelaksanaan Musrembangdes tersebut, sekitar 15 ribu warga Banyuwangi, yang berada diseluruh desa bisa secara langsung menyampaikan usulan dan pendapatnya lewat sambungan video conference dari kantor desa masing-masing kepada Bupati Abdullah Azwar Anas.

Pelaksanaan Musrenbangdes online serentak tersebut dipusatkan di Desa Bubuk Kecamatan Rogojampi, yang dihadiri langsung oleh oleh Bupati Anas beserta segenap jajaran Kepala SKPD dan perwakilan DPRD Banyuwangi.

Kegiatan musrenbangdes ini di live streaming oleh 217 desa dan kelurahan se kabupaten yang dipusatkan di kantor desa masing-masing, dimana di setiap kantor desa tersebut, musrenbangdes diikuti oleh perangkat desa, perwakilan legislatif asal desa setempat dan warga desa.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, Musrembangdes serentak ini kami gelar agar lebih efektif dan efisian, karena  wilayah Banyuwangi cukup luas , dan banyak desa yang berada dipelosok, dengan jaraknya satu dan lainnya bisa sampai 3 jam.

"Dengan Musrembang Online ini kita bisa berkomunikasi secara langsung dengan mereka, sehingga bisa langsung mendapatkan arahan tentang garis besar pembangunan nasional, propinsi dan daerah," ungkap Bupati Anas, Rabu (22/1/2020).

Program Musrembang secara serentak dengan vidio confrence, salah satu upaya dalam memaksimalkan program smart kampung yang sudah dicanangkan sejak 2016 lalu, dimana setiap desa dalam penyelenggaraan pelayanannya memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi untuk memberikan pelayanan yang cepat dan efisien.

"Sejak 2016 kan ada smart kampung dan setiap desa sudah bisa memanfaatkan IT dalam meberikan pelayanan, dan sekarang kita bisa memanfaatkan IT tersebut dengan rapat - rapat dengan cara vidio conference, yang lebih efisien," tambah Abdullah Azwar Anas.

Musrenbangdes sendiri merupakan tahap paling penting dalam penyususunan rencana pembangunan daerah, karena merupakan tahapan paling dasar yang akan menjadi pijakan di tahap berikutnya yakni musren tingkat kecamatan dan kabupaten.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00