Limbah Minyak Hitam Tahun Ini Paling Parah Ditemukan di Mutiara Resort Bintan

KBRN, Bintan : Pasir putih yang membentang sepanjang 400 meter milik Mutiara Beach Resort, Bintan, Kepulauan Riau, yang tercemar limbah minyak hitam (Sludge Oil), mulai tampak bersih setelah 2 hari dibersihkan. 

Sebelumnya, gumpalan limbah minyak hitam cukup tebal itu tersebar dipinggir pantai yang dikhawatirkan mengganggu aktifitas para tamu di resort tersebut. Namun, bersama karyawan resort kotoran limbah minyak itu dibersihkan sejak, Selasa (14/1) pagi hingga Rabu (15/1) sore.

"Selama 30 tahun kami ada di lokasi, ini baru pertama kali parah begitu. Apalagi gumpalan minyak hitam itu cukup tebal dan berbau tak sedap," ujar Owner PT Mutiara Beach Resort Bintan, Marc Thalmann, kepada RRI, Rabu (15/1/2020).

Dikatakan, untuk mengatasi persoalan limbah ini memang solusinya ada di tangan pemerintah, baik daerah maupun pusat. Diharapkan dalam hal ini adalah monitoring by satellite dan identifikasi kapal yang diduga membuang limbah ke laut di perairan internasional.

Sementara itu, Kapolsek Gunung Kijang AKP Monang P Silalahi, beserta jajaran, Organisasi Kemasyarakatan dan warga Desa Malang Rapat, Gunung Kijang, Bintan, membersihkan sisa-sisa kotoran minyak hitam di pantai Trikora pada Rabu (15/1/2020).

"Kami turun ke lokasi untuk membersihkan pantai yang tercemar limbah minyak ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Sehingga pantai yang tercemar dan sudah dibersihkan ini bisa digunakan kembali oleh seluruh lapisan masyarakat," tukasnya.

Pembersihan limbah minyak hitam yang tumpah di area bibir pantai tersebut dilakukan dengan peralatan seadanya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00