Penggiat Lingkungan Demo Gubernur Sumsel Terkait Izin Pembangunan Jalan Khusus Batubara

KBRN, Palembang : Puluhan massa yang tergabung dalam Koalisi LSM dan Mapala Anti Perusakan Hutan Sumatera Selatan melakukan aksi domenstrasi di halaman kantor Gubernur Sumatera Selatan, Kamis (9/1/2019). Mereka menyuarakan penolakan atas rencana pembangunan jalan khsusus batubara yang melintas dikawasan hutan Kabupaten Musi Banyuasin.

Massa Aksi menilai jalan khusus batubara yang rencananya akan dibangun oleh PT Marga Bara Jaya (MBJ) di kawasan Hutan Alam Dataran Rendah di kabupaten Musi Banyuasin berpotensi menimbulkan kerusakan ekosistem hutan alam ang merupakan tempatb hidup berbagai satwa serta mengganggu suku asli Kabupaten Muba (Suku Kubu).

Koordinator Koalisi, Ali Goik, dalam orasinya meminta agar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam hal ini Gubernur untuk tidak memberikan Surat Rekomendasi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) untuk pembangunan jalan khusus batubara kepada PT MBJ.

“Kita lihat yang terjadi di Lahat dan Pagaralam ekosistemnya sudah rusak sehingga satwa liar turun dan memangsa warga. Kalau ini terjadi maka bukan hanya segelintir orang yang merasakan dampaknya. Maka dari itu dengan dibangunnya jalan khusus yang merusak kawasan hutan akan merugikan kita semua,” ujar Ali dalam orasinya.

Menurut Ali, jalur yang sedang diusulkan IPPKH merupakan bagian dari koridor dan jalur perlintasan gajah dan Harimau Sumatera. Tidak hanya itu, huatan alam dataran rendah yang lokasinya dibagian hulu Kecamatan Batanghari Leko, Muba tersebut juga merupakan areal tangkapan air yang merupakan sumber tangkapan ikan warga setempat.

“Kerusakan hutan alam dibagian hulu akan menjadi sumber bencana yang lebih besar seperti kebanjiran, kekeringan, maupun kehilangan sumber penghidupan dariperikanan sungai,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00