2000 Generasi Milenial Kota Malang Pecahkan Rekor MURI Baca dengan Gawai

KBRN, Malang: Pencanangan program smart city di Kota Malang terus dikuatkan dengan pembentukan perpustakaan digital bertajuk 'Malang Ancen Mbois'. Launching perpustakaan digital itu diwarnai dengan pemecahan Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan melibatkan 2 ribu perserta serentak membaca dengan gawai. Pencatatan sejarah dalam MURI tersebut digelar di Balaikota Malang, Kamis (12/12/2019).

Dengan pembuatan perpustakaan digital tersebut, masyarakat Kota Malang dapat mengunduh aplikasi 'Malang Cillin Digital Access' di Google Playstore pada smartphonenya masing-masing. Aplikasi itu bisa digunakan untuk meminjam serta membaca koleksi buku di Perpustakaan Umum Kota Malang.

Walikota Malang, Sutiaji mengatakan, Malang Cillin akan membantu masyarakat Kota Malang untuk dapat membaca buku-buku koleksi Perpustakaan Umum Kota Malang dimana pun mereka berada.

"Konsep tersebut dirasa akan lebih meningkatkan minat baca bagi siswa. Apalagi, saat ini memasuki era revolusi industri 4.0 dan hampir semua sistem pelayanan berbasis digital," kata Sutiaji.

Dengan adanya aplikasi tersebut, maka segala akses buku digital mengenai sejarah dan budaya Kota Malang, serta literasi lainnya bisa diakses oleh semua orang dengan mudah. Sehingga daya baca, khususnya masyarakat Kota Malang, juga meningkat. 

"Harapannya, masyarakat bisa lebih mudah membaca. Jadi, mereka tidak hanya baca Whatsapp, tapi melalui gawai ini meningkatkan daya baca masyarkat Kota Malang lebih luas," tuturnya.

Terkait pemecahan rekor MURI, 2.929 peserta membaca serentak bukan menggunakan media buku, tetapi dengan aplikasi melalui gawai. Jumlah tersebut berhasil mematahkan rekor sebelumnya yang pernah juga dilakukan di Kota Bandung pada November 2018  lalu.

"Untuk mengalahkan rekor sebelumnya harus menambah 10 persen. Dari target 2 ribu peserta, ternyata menjadi 2.929 peserta. Kami mencatat ini sebagai prestasi spektakuler bagi Kota Malang, yaitu membaca melalui gawai dengan peserta terbanyak mengalahkan Bandung," pungkas Eksekutif Manager MURI, Sri Widayati.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00