Tamsil Honorer Disdik Kota Bandung, Tidak Usah UMK

KBRN, Bandung: Pemerhati Pendidikan kota Bandung Asep B Kurnia menilai, rencana pemberian tunjang kepada tenaga honorer melalui dinas pendidikan dapat menimbulkan masalah baru bila tidak dibarengi dengan kemampuan dan kesiapan pihak pemkot Bandung. Selain proses yang cenderung rumit, juga berbagai persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan tunjangan. Padahal tidak semua tenaga honorer di lingkungan dinas pendidikan, yang dapat memenuhi kriteria persyaratan tersebut.

"Disini terlihat bahwa honorer banyak yang mengeluh dari mulai proses pelaksanaan pendataan, serta berujung dengan banyak pula yang tidak mendapatkan tunjangan dikarenakan tidak semua honorer memenuhi se abreg persyaratan yang harus dilengkapi,"ungkapnya di Bandung Sabtu, (11/5/2019).

Selain permasalahan administrasi, besaran dana tunjangan menurutnya jangan mengacupada nilai agar sesuai UMK, yang akhirnya tidak bisa terbagi. 

"Kahayang aya kamampu euweuh, tapi alangkah lebih baiknya diratakan saja dulu tapi semua bisa kebagian agar semua bisa merasakan dan semua terbagi rata,"ujarnya.

Asep pun mengapresiasi niatan pemkot Bandung tersebut. Namun akan lebih berarti pelaksanaannya sudah rutin terlealisasikan pada tiap bulan. Bukan cenderung ditunda lama kemudian di rapel.

"Ditambah lagi dengan banyaknya syarat yang saya lihat hampir semua honorer mengeluhkannya. Ketepatan waktu, serta kemudahan untuk mendapatkan tunjangan tersebut itu sangat berarti bagi mereka yang bersatus honorer, ketimbang yang terjadi saat ini begitu sulit didapatkan serta memakan waktu yang panjang,"paparnya.

Dengan kemudahan dan rutin serta tepat waktu, menurutnya  harus menjadi perhatian pemkot Bandung,  untuk honorer yang ada dilingkungan dinas pendidikan. Jika proses itu sudah  terlaksanakan, hal itu merupakan nilai plus bagi para honorer. Karena dengan penghasilan yang sangat minim, kemudian ada tambahan tunjangan dari pemerintah, maka akan berarti bagi para tenaga honorer.

"Insya Alloh,  akan sangat berarti bagi meraka. Karunyalah, ditungguan seeng nyengsreng,"pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00