Generasi Alpha Kota Depok Memaknai Kemerdekaan

Para siswa-siswi Yayasan Pendidikan Budi Insan Cendikia (YPBIC) beratraksi menyanyi dan menari, usai upacara bendera di hari Kemerdekaan RI ke-77. (Foto: RRI/Danang Sundoro)

KBRN, Jakarta: Dapat kembali merayakan rangkaian upacara HUT RI menjadi salah satu kegembiraan yang dirasakan para pelajar di Kota Depok. Semangat kemerdekaan generasi Alpha (kelahiran 2011-sekarang), sangat terasa saat para siswa mengikuti berbagai kegiatan sekolah di hari Kemerdekaan.

Pantauan RRI di sejumlah sekolah di wilayah Depok, mereka menyelenggarakan upacara bendera. Setelah itu, sekolah menggelar berbagai kegiatan beragam dengan nuansa merah putih.

"Alhamdulillah, tadi senang bisa menari di depan teman-teman dan guru-guru di hari Kemerdekaan, setelah upacara bendera pagi-pagi. Makna kemerdekaan, kita menjadi anak yang hebat dan tangguh mengejar cita-cita," kata Riska, TK Islam Al Azhar 45 (TKIA 45) Grand Depok City (GDC), Kota Depok, Jawa Barat.

Kebahagian para siswa di hari Kemerdekaan ini dapat terlihat saat mereka memberikan berbagai atraksi, usai pelaksanaan upacara bendera pagi hari. Para siswa hingga guru dan seluruh pihak sekolah menyatu di lapangan, berbalut atribut merah putih dan seragam sekolah.

"Upacara selesai. Senang bisa upacara lagi, kan tahun lalu tidak bisa," ujar Lionel, siswa kelas 3 SD Islam Al Azhar 46 (SDIA 46) GDC saat ditemui RRI di tempat yang sama. "Tadi ada atraksi di hari Kemerdekaan dari sekolah, seperti meddley lagu nasional, tarian, terus ada penerbangan pesawat dari bahan gabus. Seru Om!"

"Saya berharap di hari kemerdekaan, semua teman-teman bisa semangat belajar untuk jadi orang hebat. Saya cita-cita menjadi pemain bola, Om," kata Lionel memaknai nilai kemerdekaan.

"Kalau dulu, pahlawan angkat senjata, sekarang kita angkat nilai untuk bisa berprestasi dan sukses di masa depan," kata Lionel lagi.

Para siswa-siswi Yayasan Pendidikan Budi Insan Cendikia (YPBIC) tengah mempersembahkan lagu-lagu nasional. (Foto: RRI/Danang Sundoro)

Tekad yang ingin diraih para pendidik hingga pemilik sekolah di hari Kemerdekaan adalah menjadikan siswa-siswinya generasi hebat, tangguh. Pesan moral ini juga menjadi amanah undang-undang untuk dapat menciptakan generasi masa depan bangsa yang hebat-hebat.

"Pesan saya di hari Kemerdekaan Republik Indonesia, bahwa belajarlah dengan penuh semangat dan giat. Negara masih membutuhkan mereka-mereka yang ingin memajukan negara,"  kata Pembina Yayasan Pendidikan Budi Insan Cendikia (YPBIC) Jenderal (purn) Budiman di Komplek Perguruan YPBIC.

"Saya percaya, jika kita memiliki kapabilitas yang hebat, integritas yang tinggi, maka negara dan bangsa akan membutuhkan kalian (siswa-siswi terbaik)," kata mantan KSAD ke-29 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini, saat ditemui RRI usai upacara bendera di Kampus YPBIC.

"Alhamdulillah, tahun ini lulusan kedua kami. Tahun ini di Yayasan Pendidikan Budi Insan Cendikia, 92 persen masuk ke perguruan tinggi negeri," katanya lagi. Menurutnya, lulusan pertama tahun lalu baru mencapai 70 persen.

"Kami bertekad untuk terus menciptakan prestasi dan menyiapkan kader-kader pemimpin bangsa terbaik masa depan. Saya berharap mereka para siswa-siswi menjadi pemimpin yang smart dan humble," katanya lagi.

Yayasan Pendidikan Budi Insan Cendikia (YPBIC) menaungi TKIA 45, SDIA 46, SMP Budi Cendekia Islamic School, dan SMA Budi Cendekia Islamic School.

Ketua Dewan Pembina YPBIC, Jenderal (purn) Budiman (kiri) didampingi pengawas internal sekolah Chandra (kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: RRI/Danang Sundoro)

"Penampilan anak-anak murid Kampus YPBIC, masya Allah luar biasa sangat bagus dan merupakan gambaran dari prestasi-prestasi yang sudah diukir oleh murid-murid YPBIC," kata Dewi Mutiara Ariesandy, Ketua Jam'iyyah SDI Al Azhar 46 Grand Depok City, Depok di tempat yang sama. "Dan selaras dengan Visi YPBIC, mewujudkan cendikiawan muslim yang berakhlak mulia, menguasai IPTEK, berwawasan global, dan memiliki jiwa nasionalis yang tinggi."

Potret yang sama, tergambar di sekolah lain, SD Negeri Anyelir 01 Kota Depok.  Mereka menggelar upacara bendera Kemerdekaan RI ke-77 dan setelahnya mengadakan lomba-lomba.

Pandemi yang merajalela telah menahan banyak luapan semangat cinta tanah air dan kegembiraan selama dua tahun lamanya. Semangat ketika bersama-sama berdiri tegak menghormat bendera dan kegembiraan saat beradu tangkas dalam lomba-lombanya.

"Alhamdulillah, baru saja selesai upacara bendera walaupun hanya diikuti siswa-siswi kelas 4, 5, 6 saja. Tadinya, anak kelas satu dan kelas dua juga ikutan, namun karena keterbatasan di lapangan ini," kata Elly Suparwati guru Sekolah Dasar Negeri Anyelir 01 Kota Depok, saat ditemui RRI.

Menurutnya, lomba-lomba yang digelar di SDN Anyelir 01 akan dilangsungkan pada Kamis (18/8/2022), di antaranya lomba kelereng dan lomba memindahkan bendera.

"Saya mau menjadi guru, agar bisa mengajar sepeti Bu Guru. Di hari Kemerdekaan ini, kita harus lebih semangat belajar untuk bisa menjadi guru," kata Adi, murid kelas 5 SD Negeri Anyelir 01 Depok, yang berada di samping gurunya, saat ditanya cita-cita dan makna kemerdekaan baginya.

"Dengan gotong royong dan semangat kemerdekaan, kita pulihkan dunia pendidikan yang sempat terhambat akibat pandemi. Pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat," kata Elly, saat menjelaskan makna kemerdekaan hari ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar