Kasus DBD di Cirebon Capai 1.000 Kasus

Ilustrasi - Seorang relawan melakukan pengasapan untuk membasmi penyebaran nyamuk demam berdarah. FOTO ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang/ed/nz/pri.

KBRN, Jakarta: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon mencatat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Cirebon Jawa Barat hingga JUni 2022 mencapai 1.021 kasus. 

"Betul, sampai minggu ke 25 tahun 2022 ini atau bulan Juni sampai hari Minggu kemarin ya itu ada sekitar 1.021 kasus," kata  Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dr. Luqman Denianto dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Senin (27/6/2022).

Menurutnya, penambahan kasus paling banyak terjadi pada bulan Januari. 

"Itu di bulan Januari sekitar 346 kasus ya di musim penghujan di Januari," ujarnya.

Luqman menjelaskan, dari 1.021 kasus DBD di Cirebon, terbanyak di Kecamatan Plumbon. 

"Ya di Plumbon," kata Luqman.

Sedangkan untuk kasus kematian akibat DBD, menurut Luqman, ada sebanyak 8 kasus dari Januari hingga Juni 2022. 

Sementara total kasus DBD di Kabupaten Cirebon selama 2021 mencapai 820 orang, sehingga kasus yang ditemukan pada pertengahan tahun ini lebih banyak.

"Temuan kasus pada awal hingga pertengahan 2022 ini sudah melebihi total kasus DBD di Kabupaten Cirebon selama 2021," katanya.

Ia memastikan untuk perawatan DBD di rumah sakit di Cirebon masih mencukupi. 

"Kalau untuk perawatan biasanya dirawat di rumah sakit, itu sampai sekarang masih mencukupi," jelasnya. 

Tak hanya tempat perawatan, lanjutnya, untuk kebutuhan obat-obatan DBD juga mencukupi.

"Sejauh ini dari teman-teman di rumah sakit masih mencukupi untuk obat-obatan," sebutnya. 

Dalam kesempatan ini, ia mengimbau masyarakat untuk melakukan pencegahan DBD dengan menerapkan perilaku 3M Plus.

"Menguras bak mandi, menutup bak penampungan air seperti bak atau drum, yang ketiga mendaur ulang barang-barang bekas yang menjadi tempat berkembang biaknya jentik-jentik nyamuk. Kemudian kita bisa menaburkan bubuk abate, membersihkan lingkungan dan memasang kelambu serta menerapkan perilaku hidup bersih sehat," imbaunya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar