Menteri Erick Instruksikan Reaktivasi Jalur KA Sumbar

Dokumentasi - Lokomotif E10 60, salah satu kereta uap legendaris asal Ranah Minang. Saat ini satu unit masih tersisa dijuluki "Mak Itam" di Sawahlunto. ANTARA/Koleksi KPKD2SB/pri..jpg

KBRN, Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menginstruksikan empat perusahan BUMN untuk mengoperasikan kembali kereta api (KA) jalur Sawahlunto-Muoro Kalaban, Sumatera Barat (Sumbar).

"Pengoperasian kembali jalur dan kereta api wisata untuk pemulihan perekonomian Sumatera Barat di sektor pariwisata," kata Erick, Sabtu (25/6/2022).

Nantinya, empat BUMN yang berkolaborasi adalah PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Bio Farma (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menjelaskan, pengerjaan pengoperasian kembali jalur ini akan memakan waktu 6 bulan. Ia menyatakan, pekerjaan ini dimulai pada awal Juli 2022 dan berakhir pada Desember 2022.

"Kita bisa wujudkan," tegasnya.

Rencananya, akan dioperasikan jalur kereta api lintas Sawahlunto-Muaro sepanjang 4 kilometer. Kereta Wisata akan ditarik oleh Lokomotif Uap E1060 atau lebih dikenal dengan sebutan Mak Itam.

Saat ini, jelasnya, pengerjaan lokomotif legendaris itu sudah sampai 15 persen. 

“Insya Allah paling lambat Januari 2023 kita bisa melakukan sesuatu di sini dalam rangka untuk pengoperasian KA lintas Sawahlunto-Muaro Kalaban,” ujarnya.

Masing-masing BUMN diperkirakan menggelontorkan dana sekitar Rp6 miliar untuk mengeksekusi rencana tersebut. Namun, terkait dengan potensi jumlah penumpang, Didiek menyebut belum memprediksi komersialisasinya.

Selain itu, pengoperasian jalur ini juga merupakan program dari Pemerintah Kota Sawahlunto guna mendukung Situs Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto yang ditetapkan sebagai Warisan Dunia Baru UNESCO sejak 6 Juli 2019.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar