Anies Minta Perusahaan Kelola Sampah Mandiri

Gubernur Jakarta, Anies Baswedan saat memberikan tanggapan isu sampah. (Foto:Alfreds Tuter/RRI)

KBRN, Jakarta: Gubernur Jakarta, Anies Baswedan meminta semua pihak, termasuk pengelola kawasan dan perusahaan yang ada di Ibu Kota terlibat aktif mengelola sampah. Melalui peran tersebut maka akan mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Kita masuk di era ambil tanggung jawab," ajak Anies ketika hadir dalam implementasi pengelolaan sampah di kawasan dan perusahaan di Jakarta Pusat, Kamis (23/6/2022).

Anie merinci, ada sekitar 1.382 ton sampah perhari yang berasal dari kawasan dan perusahaan yang ada di Jakarta. Sementara, untuk keseluruhan sampah Jakarta perhari yang dibuang ke TPST Ban  mencapai 7.500-7.800 ton.

Ia pun meminta semua pihak meninggalkan pemikiran lama yang hanya tahu membayar iuran bulanan sampah tapi tidak ikut mengelola.

"Sikap seperti itu sudah harus berhenti, karena itulah dikeluarkan Pergub 102 Tahun 2021," ucap dia.

Sebagai informasi, Pergub 102 Tahun 2021 mengatur soal kewajiban pengelolaan sampah di kawasan dan perusahaan. Salah satu perusahaan yang telah mengelola sampah mandiri terdapat di kawasan ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat.

Anies menyebut, perusahaan tersebut menjadi yang pertama dan berharap jadi percontohan bagi perusahaan lain.

"Jadi residu di tempat ini tidak menjadi masalah bagi lingkungan karena diuraikan dan dimanfaatkan ulang. Inilah idealnya perekonomian di Jakarta karena sejalan dengan ekologi," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar