HUT Ke-495 Jakarta, Kemiskinan Menjadi PR

Warga beraktivitas di kawasan permukiman padat penduduk, di bantaran Kali Krukut Bawah, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (20/7/2018). (Foto: Antaranews)

KBRN, Jakarta: Anggota DPR RI, Kamrussamad menyampaikan masalah kemiskinan menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal ini disampaikan Kamrussamad saat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT)  ke-495 Jakarta

"Ini yang masih menjadi tantangan, kemiskinan kita di Jakarta  mengalami peningkatan dalam kurun waktu empat tahun terakhir  ini. Tentu sebelum Covid ada kenaikan, setelah Covid bertambah lagi. Kenaikannya 0.02 persen kalau tidak salah, itu 100 ribu  lebih kenaikannya," kata Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan  (Dapil) DKI Jakarta, Kamrussamad dalam perbincangan bersama Pro  3 RRI, Kamis (23/6/2022).

Menurutnya, kondisi kemiskinan di Jakarta menjadi tantangan tersendiri. Sebagai pusat episentrum kekuasaan  Indonesia, Jakarta ternyata masih mengalami kenaikan kemiskinan.

"Apa yang harus dilakukan, tidak ada jalan lain kecuali kita mendorong upskill peningkatan kualitas sumber daya manusia  kita," ucap Kamrussamad.

Berdasarkan  data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan  DKI Jakarta terus meningkat beberapa 3 tahun terakhir. Pada  2019, jumlah penduduk miskin di Jakarta mencapai 365.550 atau 3.47 persen dari total penduduk di Ibu Kota. 

Kemudian, penduduk miskin bertambah menjadi  480.860 orang pada 2020. Angka tersebut setara dengan 4.53  persen dari total penduduk di Jakarta atau naik 1.11 persen  jika diibandingkan dengan tahun 2019.

Tak hanya kemiskinan, Kamrussamad. melihat ada ketimpangan infrastruktur antar wilayah di Jakarta yang juga perlu pembenahan. 

"Kalau kita lihat dari Monas segi tiga emas sampai Senayan lalu kemudian geser sampai ke Lebak Bulus, Jakarta  sangat metropolis. Tetapi mari kita masuk di Kelurahan Semanan  di Jakarta Barat, Kelurahan Pejagalan di  Jakarta Utara dan Kelurahan Rorotan perbatasan Jakarta Utara. Maka kita akan menyaksikan masih banyak ketimpangan dari segi infrastruktur," ujar Kamrussamad.

Kondisi ini merupakan adalah tantangan sekaligus peluang buat pemerintah Jakarta untuk berbenah di momentum HUT  ke-495, sekaligus sebagai introspeksi yang mendalam. Kamrussamad berharap ke depannya Jakarta bisa berbenah dari sisi menciptakan lapangan kerja,  supaya kemiskinan bisa dikurangi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar