Tangsel Ikuti Aturan Cuti Melahirkan 6 Bulan

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan menyatakan siap menjalankan aturan cuti melahirkan 6 bulan. (Foto: Saadatuddaraen/RRI)

KBRN, Tangerang: Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyatakan siap mengikuti aturan dari pemerintah pusat terkait wacana cuti bagi ibu melahirkan selama enam bulan. 

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan menyatakan, aturan itu tidak akan menimbulkan diskriminasi gender di lingkungan Kota Tangsel, baik di pemerintahan maupun swasta.

"Kami mengikuti apa yang diinstruksikan, apa yang ada di aturan dari pusat ya, dari kementerian terkait. Selama itu terbaik untuk ibu hamil membutuhkan waktu untuk cuti ya kami siap untuk memfasilitasi," ungkapnya kepada RRI.co.id, Rabu (22/6/2022).

Terkait dengan adanya kekhawatiran di masyarakat mengenai diskriminasi atas dampak dari wacana cuti melahirkan enam bulan tersebut, Pilar menjamin, hal itu tidak akan terjadi di wilayahnya. Dia menekankan, ihwal kemampuan pekerja perempuan tidak tergantikan.

"Menurut saya tidak sih (tak mendiskriminasi perempuan, Red) karena sekarang antara laki-laki dan perempuan ini kan kompetitif. Sekarang kalau misalkan perempuan tersebut memang kompetisinya lebih baik dari laki-laki, pasti perusahaan tetap memilih perempuan. Walaupun dia sedang hamil, tapi kan perusahaan tidak dirugikan hanya karena waktu enam bulan dia cuti," papar Pilar.

Dia menuturkan, perusahaan di Kota Tangsel malah lebih jeli dalam memilih pekerja sesuai dengan keahlian yang dimiliki dan bersifat jangka panjang. Sehingga, terutama pegawai perempuan tidak perlu khawatir adanya narasi diskriminasi lantaran mendapatkan cuti lebih lama dari aturan sekarang, yang hanya tiga bulan.

"Tangsel ini juga tipikalnya bukan buruh yang pabrik-pabrik yang mungkin berganti setiap tahun kontraknya. Kebanyakan perusahaan-perusahaan yang karyawannya jangka panjang, kompetensi itu saya rasa perempuan enggak kalah di Tangsel, cukup kompetitif dengan laki-laki jadi saya rasa hal itu tidak perlu dikhawatirkan," terang Pilar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar