Gelombang Tinggi, Nelayan Lombok Barat Tunda Melaut

Dokumentasi: Seorang warga merekam suasana pantai Ampenan yang dilanda gelombang tinggi, Mataram, NTB, Selasa (7/2). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc/17.

KBRN, Lombok Barat: Nelayan di wilayah pesisir pantai Dusun Kuranji Bangsal, Desa Kuranji Dalang, Labuapi, Lombok Barat seminggu terakhir tidak melaut disebabkan cuaca buruk.

Seorang nelayan Samad mengatakan, tidak berani melaut akibat gelombang tinggi yang biasa terjadi pada malam hari dan pagi dini hari.

“Ngeri pak, untuk sementara ini, belum berani kita melaut,” kata Samad saat ditemui RRI, Senin (23/5/2022).

Samad mengatakan, akan kembali melaut jika kondisi cuaca sudah normal. Untuk sementara ini ia dan sesama nelayan lainnya hanya memanfaatkan waktunya untuk memperbaiki peralatan tangkap ikan. 

Sebagian juga ada yang bekerja serabutan jadi tukang batu dan kuli bangunan.

“Pendapatan kita menurun. Sebab sekali kita melaut bisa dapat Rp100 ribu bahkan lebih. Tapi sekarang pendapatan berkurang, tapi kita syukuri saja,” kata Samad.

Para nelayan berharap, kondisi cuaca buruk dan tinggi gelombang yang tidak menentu terjadi saat ini segera berakhir, dan kembali melaut.

"Kami ingin cepat mencari nafkah demi untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar