Sejumlah Calon Haji Asal Sleman Gagal Berangkat

Umat Islam melakukan Tawaf keliling Kabah sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah umrah di Masjidil Haram, Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi sebelum pandemi Covid-19 /ANTARA FOTO/Aji Styawan/nz.

KBRN, Yogyakarta: Sebanyak 4 orang calon jemaah haji asal Kabupaten Sleman, Yogyakarta gagal berangkat ke Tanah Suci. 

Kepala Seksi Haji, Kantor Kementerian Agama Sleman Sholihan Amin menjelaskan, keempatnya gagal berangkat karena tidak melakukan pelunasan biaya haji sekitar Rp39 juta, akibat alasan tertentu.

”Dua meninggal dan dua lainnya menunda karena suami tidak berangkat,” kata Sholihan saat dihubungi, Senin (23/5/2022).

Namun demikian, lanjutnya, sebanyak 540 calon jemaah haji dari Kabupaten Sleman, dipastikan berangkat ke Tanah Suci tahun ini.

Adapun, tambahnya, kuota kosong yang ditinggalkan empat calon jemaah akan diisi oleh antrean berikutnya. Dan pengisiannya itu, ditentukan mekanisme sistem di Kementerian Agama Jakarta, sehingga tidak dapat direkayasa.

Saat ini, Kanwil Kemenag Sleman kata Sholihan, masih memproses pengurusan visa calon jamaah haji, karena masih ada beberapa syarat wajib yang belum terpenuhi. 

”Ada yang fotonya kurang pas, ada juga yang belum vaksin,” lanjutnya.

Penyisiran, tambahnya, juga dilakukan. Hal itu untuk mengetahui berapa orang calon jemaah mengalami kendala, saat mengurus dokumen perjalanan. 

Infomarsi diperoleh, saat ini ada 79 orang yang masih terganjal pengurusan visa.

Untuk mengejar waktu pemberangkatan pada bulan Juni nanti, para calon jemaah haji dari Sleman, mengikuti bimbingan haji di KUA masing-masing kapanewon, mulai tanggal 23 sampai 26 Mei mendatang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar