Dinkes DKI Temukan Puluhan Dugaan Kasus Hepatitis

Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar di SMPN 242 Jakarta, Kamis (12/5/2022). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji proses pembelajaran secara daring guna mengantisipasi penyebaran�penyakit hepatitis akut dimana telah ditemukan 21 kasus dugaan hepatitis akut di Ibu Kota. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.

KBRN, Jakarta:  Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Lies Dwi Oktavia mengungkapkan sejak awal kasus ini merebak pihaknya telah menemukan sebanyak 49 dugaan kasus hepatitis akut.

"Sejauh ini kita pernah menemukan 49 orang yang gejalanya hepatitis tapi belum diketahui penyebabnya," tuturnya kepada wartawan, Rabu (18/5/2022).

Dwi menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kasus tersebut. Hasilnya, sebanyak 25 orang dinyatakan bukan kategori dugaan kasus hepatitis akut, melainkan adanya komplikasi dan penyakit demam berdarah dengue (DBD).

"Dari 49, 25 orang sudah bisa dikeluarkan karena hasil pemeriksaan penunjangnya oh ada penyakit lain, jadi beres. Jadi bukan Hepatitis misterius nih, udah ketauan oh ini komplikasi, ini DBD," papar Dwi.

Sementara sisanya sebanyak 24 kasus kata Dwi kini masih dalam tahap pengembangan. Kemdian 20 diantaranya berstatus pending atau dengan kata lain pemeriksaan terhadap mereka masih berjalan. 

Ia pun tak menampik, bila waktu yang diperlukan dalam mendiagnosa keadaan seseorang berbeda-beda, ada yang cepat dan ada pula yang lambat.

"Jadi dari 24 yang sekarang masih berstatus pengembangan itu ada 20 yang masih pending. Jadi masih perlu hasil riksanya," tambahnya.

Lebih lanjut, Dwi memaparkan dari 20 kasus yang masih pending itu 3 diantaranya berstatus probable dan 1 orang berstatus suspect. Adapun kasus meninggal hingga saat ini terdata ada 5 orang.

"Jadi kepada mereka 24 orang kita berusaha pastikan penyebabnya apa, kalau bisa diketahui baru keluar dari kelompok penyakit hepatitis misterius," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar