Imunisasi Campak Rubella di Kepri Masih Rendah

Salah satu anak menerima imunisasi dasar

KBRN, Tanjungpinang : Pandemi yang terjadi selama dua tahun belakangan menjadi salah satu penyebab capaian tingkat imunisasi campak rubella bagi balita masih sangat rendah. Provinsi Kepulauan Riau termasuk salah satu provinsi di Indonesia yang capaian imunisasi campak rubella masih di bawah 60%. 

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia Provinsi Kepri dr. Muhammad Rizka mengatakan bahwa dengan dicanangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di provinsi Kepri kemarin, dapat memberikan dorongan untuk meningkatkan capaian imunisasi campak rubella bagi anak-anak di provinsi Kepri.

“Capaian imunisasi kita di Provinsi Kepri, khususnya untuk campak rubella masih cukup rendah, sehingga pencanangan BIAN ini dilaksanakan di Provinsi Kepri,” ungkap dr. Rizka pada Rabu (18/5/22).

Apalagi dikatakannya juga bahwa kejadian campak rubella ini sudah mulai timbul di beberapa daerah lain di Indonesia dengan jumlah kejadian yang cukup banyak. Dirinya menekankan dengan dilakukannya imunisasi campak rubella, dapat menghindari anak dari penyakit campak yang lebih serius ke depannya.

“Ada salah satu daerah yang telah melaporkan kejadian campak rubella yang cukup tinggi, kita berharap anak-anak di Kepri tidak tertular wabah tersebut,” tambahnya.

Diakuinya juga selama dua tahun ke belakang banyaknya fasilitas pelayanan imunisasi yang tutup karena pandemi, sehingga menjadi faktor penyebab rendahnya tingkat imunisasi. Selain itu ada pula orangtua yang khawatir anaknya terpapar Covid-19 jika dibawa ke posyandu atau puskesmas, sehingga lebih memilih untuk tidak melakukan imunisasi.

Di tingkat global, Indonesia menjadi negara nomer tiga yang tertinggi jumlah anak yang tidak mendapatkan imunisasi saat Pandemi Covid-19. Data tahun 2020, di bawah India dan Pakistan, Indonesia mencatat jumlah 790.000 anak tidak mendapatkan imunisasi dasar (termasuk imunisasi campak rubella). Maka untuk mengejar ketertinggalan imunisasi tahun 2020 dan 2021, diharapkan program Bulan Imunisasi Anak Nasional (18 Mei - 18 Juni)  dapat memenuhi target capaian. Khusus di Provinsi Kepri, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) berharap capaian imunisasi anak dapat mencapai angka 100 persen.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar