Rencana Tenaga Honorer Dihapus 2023, Begini Tanggapan Daerah

Plt Bupati HSU H Husairi Abdi hadir dihadapan para Honorer/ Non PNS saat tanggapi rencana Pemerintah pusat menghapus tenaga honorer di 2023.

KBRN, Banjarmasin: Rencana Pemerintah menghapus tenaga honorer di 2023 tengah menjadi perhatian pemerintah daerah.

Salah satunya oleh Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Hulu Sungai Utara, Husairi Abdi mengaku turut merasakan kekhawatiran dari rekan-rekan tenaga honorer di Kabupaten HSU atas rencana tersebut.  

Ia menyampaikan hal itu mengingat peran dari tenaga non PNS di lingkungan Pemerintah Daerah cukup membantu para ASN.

Khususnya untuk menyelesaikan tugas tugas-tugas yang di satuan kerja mereka masing-masing.

"Alhamdulillah saja kita itu ada program menganggarkan khusus memberikan upah jasa tenaga honor untuk membantu pelaksanaan tugas pegawai di masing-masing SKPD,” ucap Husair beberapa waktu lalu.

Kendati demikian, jika ketentuan penghapusan tenaga honorer itu akan diberlakukan, Pemkab berupaya mencari solusi agar tetap merangkul tenaga non PNS.

"Kami tidak bisa bersikap duluan, tujuannya harus jelas, apa saja yang bisa kita tempuh. Sehingga saudara-saudara honorer ada ikatan pasti dengan Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Rakhmadi Permana menambahkan, menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara bahwa yang dikatakan ASN hanya PNS dan PPPK. 

Lebih lanjut, Rakhmadi mengatakan, saat ini PNS dan PPPK di lingkungan Pemkab HSU masih terbilang sangat terbatas jumlahnya.

Maka dari itu peran tenaga honorer masih dibutuhkan di satuan kerja perangkat daerah.

"Bagi saya, sesuatu yang tiada, tetapi harus ada (tenaga honorer) dan kenyataannya ada (tenaga honorer),” sampai Rakhmadi.

Namun tak dipungkiri juga, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 di salah satu pasalnya berbunyi Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dilarang mengangkat tenaga honorer.

Selanjutnya : Pengantar

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar