Akhir Pekan, Terpantau 35 'Hotspot' di Riau

Petugas berupaya memadamkan api kebakaran lahan. Hari ini 35 hotspot terpantau di RIau. (Foto: Istimewa?Indonesia Environtment and Energy Center)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandara Syarif Kasim Pekanbaru. (Foto: Istimewa)

KBRN, Pekanbaru: Titik panas atau hotspot mulai bermunculan di Provinsi Riau. Akhir pekan, Sabtu (14/5/2022), jumlah titik panas mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru memantau ada 35 titik panas di Riau pada akhir pekan ini.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru Ahmad Agus mengatakan untuk hari ini ada 35 titik panas terpantau di Riau pada akhir pekan ini. 

"Kemarin itu (Jumat, red) 31 titik panas, hari ini bertambah menjadi 35," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru Ahmad Agus, Sabtu (14/5/2022). 

Ahmad Agus mengatakan 35 titik panas ini tersebar di 9 wilayah dengan sebaran terbanyak itu berada di Kabupaten Rokan Hilir, yakni sebanyak 10 titik. 

"Selanjutnya di Kabupaten Pelalawan sebanyak 9 titik, Kabupaten Siak sebanyak 4 titik, Kabupaten Kuantan Singingi dan Rokan Hulu masing-masing 3 titik, Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis masing-masing 2 titik, dan Kota Pekanbaru serta Indragiri Hulu masing-masing 1 titik," ungkapnya. 

Dikatakan Ahmad Agus, dari jumlah tersebut, 2 titik di antaranya berada di level tinggi. Hal ini bisa diartikan di wilayah tersebut dipastikan ada aktivitas kebakaran hutan dan lahan. 

"Dua titik tersebut berada di Kabupaten Rokan Hilir tepatnya di Kecamatan Kubu," sebutnya. 

Sementara itu, 33 titik lainnya berada di level rendah dan sedang. Rinciannya 2 titik berada di level rendah dan 31 titik lainnya berada di level sedang. 

"BMKG terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan," pintanya. 

Suhu Udara Riau hari ini berada di angka 23.0–34.0 derajat Celcius dengan kelembapan udara 50–95 persen. Sementara arah angin berhembus ke arah timur-selatan dengan kecepatan 10–36 km/jam. Prakiraan tinggi gelombang di perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.50–1.25 meter yang masuk kategori rendah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar