Omzet Wisata Sabang Selama Libur Idulfitri Meroket

KBRN, Sabang, Pendapatan atau keuntungan pelaku wisata di Sabang selama libur panjang Idulfitri 1443 H nyaris mencapai 80 persen.

Persentase tersebut bukan perbandingan antara tahun ini dengan kemarin. Namun perbandingan itu antara libur Idulfitri 2022 dengan 2018, atau sebelum pandemi.

Hal tersebut seperti dijelaskan Muslem, salah seorang pelaku usaha wisata yang menjajakan dagangannya di Pulau Rubiah, Desa Wisata Iboih. Katanya keuntungan yang diraih pada liburan kali ini meroket. 

Untuk tetap menjaga kepuasan dan kepercayaan dari pelanggan, pihaknya tetap memberikan harga normal untuk setiap makanan. Sesuai daftar harga pada hari biasanya. Meski jurus aji mumpung sering digunakan pelaku wisata saat situasi padat kunjungan.

“Kemarin lebih ramai dari tahun- tahun sebelumnya. Kalau persentasenya hampir 80 persen, luar biasa. Respons wisatawan kalau warung kami harga makanan masih standar ya. Tidak ada yang lebih tinggi. Kami sediakan daftar menu sesuai hari biasa,” ujar Muslem, Sabtu (14/05/22).

Atas nama pelaku usaha wisata khususnya yang menjajaki dagangannya di Pulau Rubiah ia berharap, program pemasangan instalasi air bersih ke Pulau Rubiah yang dijanjikan pemerintah segera direalisasikan. Mengingat tingkat kunjungan ke spot wisata yang satu ini makin meningkat dari tahun ke tahun.

“Kalau bisa pemerintah segerakan air, setelah itu baru masukkan listrik. Kalau di seberang ada air, tapi ya harus ditarik lagi, susah. Kemarin itu ada program PDAM mau masukkan air. Tapi sampai sekarang belum ada lagi. Padahal keluhan pendatang ya di situ. Kenapa kunjungan sudah ramai, air tetap tidak ada,” terangnya.

Diprediksi dalam tiga hari ke depan terhitung 13-16 Mei 2022, kunjungan wisatawan ke Pulau Rubiah kembali ramai. Hal itu sudah mulai tampak sejak Jumat kemarin sore.*

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar