FOKUS: #CORONA

Walkot Tangerang Ungkap 4 Warga Positif Omicron

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah

KBRN, Tangerang: Sebanyak empat orang warga Kota Tangerang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 varian B.1.1.529 atau Omicron. 

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, keempat orang yang terpapar Omicron tersebut merupakan satu anggota keluarga dan terkonfirmasi sejak empat hari yang lalu. 

"Iya, informasinya sudah ada empat orang warga Kota Tangerang yang terpapar Omicron. Kurang lebih informasinya sudah (terkonfirmasi, red) sejak empat hari yang lalu," ujarnya kepada rri.co.id, Rabu (19/1/2022). 

Arief menuturkan, awalnya yang terpapar dua orang, kemudian anggota keluarga lainnya juga terjangkiti positif Omicron. 

Kendati demikian, ia enggan untuk menjelaskan keempat orang yang terpapar Omicron tersebut merupakan warga yang bertempat tinggal di wilayah kecamatan mana. 

Menurut Arief, keempat orang tersebut kini sudah menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit. Namun, lagi-lagi dia enggan menerangkan di rumah sakit mana para pasien Omicron tersebut dirawat. 

"Sudah tahu (mereka tinggal dimana, red), tapi belum tahu sudah bisa saya buka atau enggak," kilahnya. 

"Kemarin sempat (menjalani perawatan, red) di rumah sakit ya, kalau tidak salah masih di rumah sakit. Pokoknya mereka dirawat, ada rumah sakitnya," tambah Arief tanpa menerangkan lebih rinci. 

Ia mengaku mendapat informasi terkait dengan positifnya empat warganya tersebut dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten. 

"Kita dapat informasi itu dari Dinkes Provinsi, bahwa di Kota Tangerang ada empat orang yang terpapar Omicron," terangnya. 

Ke depan, guna mengantisipasi penyebaran Omicron tersebut lebih luas, katanya, Pemkot Tangerang bakal membatasi aktivitas masyarakat di ruang terbuka. Seperti akan menutup kembali Alun-Alun Kota Tangerang dan juga beberapa taman. 

"Untuk mengantisipasinya, kemungkinan fasilitas publik di ruang-ruang terbuka akan kita batasi, seperti taman dan alun-alun akan kembali ditutup sementara waktu," ucapnya. 

"Saat ini kita lagi kita evaluasi dengan dinas-dinas terkait, mungkin lusa akan kita umumkam kajiannya, karena kita lihat terus perkembangannya setiap hari," tutup Arief.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar