Gerak Cepat, Pemprov-NTB Distribusikan Bantuan Korban Banjir

KBRN, Mataram: Pemerintah Provinsi NTB, dengan tanggap dan sigap mendistribusikan bantuan, yang sangat dibutuhkan untuk masyarakat korban banjir di sejumlah Kabupaten/Kota.

Bantuan ini diberikan sehubungan telah terjadinya bencana Banjir beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada hari Senin tanggal 6 Desember 2021.

Kadis Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik mengatakan bantuan sudah langsung disalurkan. Bahkan Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah, telah meninjau langsung lokasi banjir di Batu Layar Lobar dan memerintahkan untuk mengomodir dengan cepat bantuan tersebut.

"Bantuan sementara untuk kebutuhan yang sangat diperlukan seperti nasi bungkus dan air mineral," kata Kadisos NTB.

Selanjutnya dususul dengan bantuan nakanan siap saji, matras tempat tidur, terpal atau tenda, selimut, Paket Sandang dan kebutuhan lainnya.

Sementara itu Kepala BPBD Provinsi NTB H. Sahdan menyampaikan, bahwa intensitas hujan dan tinggi dan sedang dibeberapa wilayah di NTB, sejak Minggu 5 Desember hingga Senin 6 Desember 2021, menyebakan banjir disejumlah wilayah.

"Untuk data sementara, Banjir terparah terjadi di Lombok Barat," terang mantan Kadis PUPR ini.

Diakuinya dilaporkannya data sementara 

banjir pada 6 Desember 2021 sekitar pukul 07.00, menyebabkan Kecamatan Gunung Sari dan Batu Layar banjir.

Ada  sekitar 923 KK yang terdampak di 2 kecamatan tersebut. Di kecamatan Gunung Sari terdapat 7 dusun dan 5 dusun di Batu Layar.

Akibat curah hujan tinggi selama 2 hari, menyebabkan luapan sungai yang merendam beberapa Desa di Kabupaten Lombok Barat.

Akibatnya, ada 4 orang meninggal dunia, 7 orang luka-luka, 1 orang hilang dan pendataan rumah serta fasiltas umum lain yang terdampak masih dalam proses.

"Ada 1 Jembatan Putus di Desa Lembah Sari dan Jembatan Rusak di Desa Meninting," tambah Sahdan.

Sedangkan di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Kecamatan Pemenang desa Menggala dan Desa Pemenang Barat terkena banjir. Akibatnya ada 115 KK yang terdampak terdampak Rob dan puluhan rumah terendam Banjir Bandang

"Tidak ada korban jiwa," terangnya.

Namun fasilitas umum, 1 Jembatan putus penghubung dusun Bentek Induk dengan Dusun Lebah Sari.

Sementara itu, banjir juga terjadi di Kota Bima, merendam 12 kelurahan di 4 kecamatan terdampak, yaitu Asakota, Rasanae Barat, Raba, Mpunda. 

Tidak ada korban jiwa, namun 1 fasilitas umum, jembatan penghubung kecamatan Ambalawi dan Kota Bima di Jatibaru Barat terputus. 

Tetapi pada hari itu juga, Dinas PUPR Provinsi NTB langsung menurunkan tim survei dan langsung membersihkan dan mengangkat plat jembatan.

Dan pada, Selasa (7/12/2021) langsung akan segera diperbaiki untuk dipergunakan sementara. 

"Korban jiwa tidak ada," tambahnya.

Namun ratusan rumah dan sejumlah fasilitas umum, seperti masjid, sejumlah sekolah serta fasilitas lain terendam banjir.

Kalak BPBD akan terus menanganani dan terus berkordinasi dengan Kabupaten/Kota bersinergi dan berkolaborasi untuk terus membantu warga.

Ia menyampaikan, Gubernur NTB melalui Medsosnya,  telah mengingatkan masyarakat untuk  tetap  waspada terhadap cuaca ekstrem (Fenomena La Nina) berupa angin kencang dan hujan lebat yang berpotensi menyebabkan terjadinya bencana Banjir, Tanah Longsor dan Angin Puting Beliung.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar