Khawatirkan Gelombang III Covid-19, Tangel Aktifkan RLC

KBRN, Tangerang : Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sangat mengkhawatirkan terjadinya lonjakan gelombang ketiga pandemi Covid-19. 

Alhasil, Rumah Lawan Covid-19 (RLC) sebagai tempat isolasi atau karantina krmbali diaktifkan hingga membuat zona tiga. 

Terlrbih lagi, pemerintah telah memperketat pembatasan masyarakat saat Hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). 

Koordinator RLC Tangsel, Suhara Manullang mengatakan, RLC Tangsel telah mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19 di gelombang tiga dengan mendirikan zona tiga untuk pasien karatina Covid-19.  

"Dari pengalaman gelombang dua nyatanya banyak masyarakat tidak mendapat pelayanan, karena penuh dari hilirnya termasuk RLC. Akhirnya mereka isolasi di rumah karena tidak tertangani. Nah rapat dengan wali kota dibuatlah zona tiga. Jadi RLC punya zona tiga sekarang di depan," ujarnya kepada rri.co.id, Minggu (28/11/2021). 

Dengan berdirinya zona tiga, sambung Suhara, RLC total kini memiliki kapasitas 336 tempat tidur untuk pasien Covid-19 yang menjalani karantina di RLC.  

"Jadi kita sampaikan gelombang pertama evaluasi, membangun zona dua ternyata betul gelombang dua terjadi walaupun kita kedodoran, melonjak sampai daftar tunggu puluhan orang," ucapnya. 

Kendati demikian, lanjutnya, zona tiga masih berstatus antisipasi. Dan, ia berharap lonjakan kasus Covid-19 tidak terjadi di gelombang tiga.  

"'Stand by' zona tiga tinggal tenaga kita fungsikan. Pengalaman pada dua gelombang sebelumnya, selalu punya plan B dengan Dinkes, saat terjadi pelonjakan ada perbantuan dari dinas kesehatan," tuturnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar