Terungkap, PMI Asal NTB Gunakan Visa Wisata

I Gede Putu Ariadi.jpg

KBRN, Mataram: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi provisi Nusa Tenggara Barat menyayangkan masih ditemukan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Barat yang bekerja di negara penempatan tidak berangkat melalui jalur resmi (Unprosedural).

"Masih ada saudara-saudara kita yang bekerja secara ilegal. Dimana mereka bekerja dengan menggunakan visa wisata atau visa pelancong," kata, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi provisi Nusa Tenggara Barat I Gede Putu Ariadi, Sabtu (27/11/2021).

Ia menegaskan, berbagai faktor yang membuat PMI NTB bekerja dengan tidak resmi. Oknum calo bergentayangan yang mengingimi calon PMI kemudahan untuk bekerja di berbagai negara. Ditambah lagi dengan bajuk rayu dan pemberian uang sehingga calon PMI mudah untuk menerima.

"Identitas mereka di palsukan. Dan ada yang diberikan uang untuk biaya keberangkatan. Sehingga masyarakat calon PMI cepat terbujuk rayu para calo," imbuhnya.

Gede Ariadi dalam hal ini meminta masyarakat agar tidak mudah cepat percaya karena akan merugikan calon PMI. menjadi PMI ilegal bahkan bisa menjadi korban perdagangan orang.

"Sekali lagi jangan mudah percaya. Kami juga gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan melibatkan berbagai pihak terkait dalam meningkatkan pengetahuan, pemahaman masyarakat bahwa bekerja keluar negeri jangan unprosedural," tandasnya.

Diketahui, Nusa Tenggara Barat merupakan kantong Pekerja Migran Indonesia (PMI). Para pahlawan devisa ini telah berbuat banyak bagi pemasukan devisa dari hasil bekerja di luar negeri. (imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar