Negosiasi UMP DKI? Anies: Nanti Ditulis Bungkam

KBRN, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan  tidak dapat memastikan pintu negosiasi masih terbuka atau tidak terkait penetapan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022. 

Awalnya, awak media yang mengikuti Anies menanyakan soal peluang negosiasi besaran UMP yang telah ditetapkan DKI. Namun Anies enggan untuk menjawabnya dan malah berseloroh pada media.

"Nanti ditulisnya bungkam, gitu," seloroh Anies kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Kamis (25/11/2021). 

Anies pun meminta agar hal tersebut ditanyakan ke Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah. 

"Tanya bu Menaker tuh," ujar Anies. 

"Masih ada peluang negosiasi gak pak besaran ump? Kan daerah punya wewenang menetapkan besaran," timpal salah satu wartawan. 

"Tanya bu Menaker tuh," jawab Anies lagi. 

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI menetapkan UMP 2022 sebesar Rp 4.453.935,536. Jumlah ini hanya naik Rp37 ribu dibandingkan dengan UMP 2021, yakni Rp4.416.186,548.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00