Empat Calon Rektor Unram Bersaing Merebut 60-Suara

Rapat Senat Universitas Mataram

KBRN, Mataram: Empat figur calon, seluruhnya sudah bergelar Guru Besar, bakal memperebutkan posisi terhormat jabatan tertinggi di Universitas Mataram empat tahun sekali yaitu sebagai Rektor Unram, Perguruan Tinggi terbesar di Nusa Tenggara Barat hari Senin (25/10) di Mataram. 

Empat Figur terhormat ini memasuki babak pemilihan setelah dinyatakan lulus dalam tahapan penyaringan dan penjaringan, satu diantaranya harus gugur dalam memperebutkan suara 60 anggota Senat Universitas Mataram.  

Berbagai ikhtiar sudah dilakukan Tim Pemikir guna merebut suara dari 60 anggota senat yang memiliki hak suara. Empat figur ini harus mengikuti tahapan ini guna selanjutnya dipilih oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang memiliki 32 persen suara. 

Kepada siapa Mendikbud Riset dan Teknologi memberikan suaranya, menjadi rahasia Menteri, sangat tergantung kepada Tim sukses yang memiliki akses kuat dengan menempuh berbagai pendekatan, pendekatan politik, ormas dan pendekatan lainnya yang dapat mendapatkan suaranya. 

"Disinilah letak perjuangan Tim, dan harus dilakukan, selain sudah memetakan  kemenangan di pemilihan senat," ujar DR. ANshar menganalisa yang juga dirinya memiliki hak suara sebagai anggota Senat.

"Kita memilih kepada mereka yang dapat memberikan kemaslahatan kepada kampus dan jajaran," kata Anshar menambahkan. 

"Semoga yang terpilih adalah pimpinan yang amanah dan bisa memajukan universitas menjadi  lembaga pendidikan bertaraf internasional," tambahnya. 

Calon Rektor dengan 3 suara terbanyak akan disampaikan kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.Selanjutnya akan dilakukan pemilihan tahap ke2 oleh anggota Senat bersama Menteri pd tgl 3 Januari 2022. 

Empat Figur terhormat ini berdasarkan urutan:

1. Prof. Akmaluddin, ST., M.T., Ph.D (Fak. Teknik)

2. Prof. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D. (F. Pertanian)

3. Dr. H. Djumardin, S.H., M.Hum (FH)

4. Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum. (FH). Semoga Amanah. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00