FOKUS: #VAKSIN COVID-19

BKKBN Gelontorkan Dana 15 Miliar untuk Majalengka

KBRN, Majalengka: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelontorkan dana Rp15 Miliar untuk percepatan vaksinasi di Majalengka Jawa Barat.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan dana tersebut nantinya untuk biaya operasional pelaksanaan vaksin, hingga pelaksana vaksin yaitu bidan atau tenaga kesehatan lainnya.

"Dana itu diperuntukkan untuk operasional petugas, transportasi dan honor kegiatan yang diperkirakan untuk membiayai hampir 1000 orang yang akan divaksinasi," kata Hasto kepada RRI, Kamis (14/10/2021).

Menaggapi hal tersebut Bupati Majalengka Karna Sobahi mengapresiasi kucuran dana tersebut. Karna menjelaskan tahun 2021 yang tinggal beberapa bulan lagi tersisa, percepatan vaksin harus berjalan dengan kuota perharinya 1500 orang.

"Kami sangat bahagia karena ada perhatian khusus dari BKKBN pusat, ini luar biasa karena persediaan kita untuk operasional vaksinasi sudah menipis dengan diinjeksi," terangnya.

Selain kucuran dana Rp15 miliar untuk percepatan vaksinasi, pemerintah melalui BKKBN juga memberikan dana Rp20 miliar untuk penanganan stunting di Majalengka yang kini kasusnya masih tertinggi ke empat di Jawa Barat. Karna menambahkan sekitar 3000 lebih pendamping keluarga, ibu hamil dan ibu melahirkan di 343 desa juga akan dipenuhi oleh BKKBN.

"Satu desa ada 3 orang dan ada dikasih pulsa juga transport, mobil operasional juga akan dipenuhi demi penurunan stunting di tanah air," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00